Merkel ragukan Uni Eropa sepakati anggaran baru

Terbaru  23 November 2012 - 15:15 WIB
Kanselir Angela Merkel

Kanselir Merkel memperkirakan diperlukan satu pertemuan lagi untuk mencapai kesepakatan.

Kanselir Jerman Angela Merkel meragukan kemampuan KTT Uni Eropa di Brussel untuk menghasilkan kesepakatan dalam pembahasan anggaran tahun 2014-2020.

Pembahasan anggaran akhirnya dihentikan dan baru akan dimulai kembali Jumat (23/11) tengah hari (pukul 11:00 waktu setempat atau sekitar 17:00 WIB) karena berbagai perbedaan menonjol pada usulan anggaran yang diajukan sejumlah negara.

Sebagian besar anggota UE menyetujui naiknya anggaran namun ada pula yang menentangnya dengan alasan 'masih berada dalam periode pengetatan'.

"Saya rasa ada kemajuan sedikit, tapi saya ragu apakah akan bisa dicapai kesepakatan," kata Merkel.

Merkel juga telah menyebut sebelumnya, satu pertemuan lagi kemungkinan diperlukan pada awal tahun depan bila ajang KTT ini gagal mempertemukan perbedaan proposal negara-negara anggota.

Keraguan juga disampaikan oleh Presiden Prancis Francois Hollande. Meski demikian Presiden Hollande mengingatkan tak tercapainya kesepakatan tidak berarti gagal total.

"Kita tidak boleh berpandangan kalau kita gagal (meneken kesepakatan) besok atau lusa, maka semuanya musnah."

'Tidak senang'

Sesi 90 negosiasi pada Kamis (22/11) larut malam diikuti dengan pertemuan tatap muka yang melelahkan antara Presiden Uni Eropa Herman Van Rompuy dan amsing-masing pemimpin blok negara anggota, masih dilanjutkan lagi dengan diskusi terusan.

Komisi UE, yang menyusun rancangan UU UE, menyerukan peningkatan anggaran sebesar 4,8% untuk tahun 2007-2013.

Namun rancangan ini ditolak keras Inggris dan bahkan negara itu mengusulkan agar anggaran diturunkan untuk menyesuaikan dengan kondisi sejumlah negara yang sedang mengalami krisisi keuangan.

"Tidak, saya sama sekali tidak senang," kata Perdana Menteri David Cameron tentang usulan Van Rompuy untuk mematok pengeluaran pada 973 miliar euro (lebih dari Rp12 ribu triliun).

"Jelas, sekarang ita menghadapi eprsoalan rumit di negara kita untuk memotong pengeluaran publik, salah kalau kemudian, salah sekali, kalau muncul usulan menaikkan pengeluaran dalam UE."

PM mengancam akan menggunakan hak vetonya jika negara anggota UE lainnya mengusulkan kenaikan belanja UE. Belanda dan Swedia mendukung usulannya untuk menurunkan anggaran, menyesuaikan dengan tingkat inflasi.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.