BBC navigation

Kekhawatiran Save The Children atas pengungsi anak Suriah

Terbaru  19 November 2012 - 17:30 WIB
Pengungsi Suriah

Diperkirakan dua juta lebih warga Suriah mengungsi dan sekitar 400.000 melintasi perbatasan.

Lembaga amal internasional, Save the Children, memperingatkan 200.000 anak-anak Suriah yang mengungsi menghadapi risiko yang serius pada musim dingin yang mulai tiba di kawasan Timur Tengah.

Save The Children mengatakan banyak pengungsi yang berada di tempat penampungan yang kondsinya buruk sementara pakaian mereka tidak cukup untuk menghadapi musim dingin.

Mereka menyerukan dana tambahan untuk warga yang lemah -seperti anak-anak, kaum lanjut usia, serta orang yang sakit- yang terancam risiko serius jikan bantuan tidak mencapai mereka pada waktunya.

Konfilk di Suriah yang marak sejak awal 2011 lalu telah menyebabkan Klik lebih dari 400.000 warga Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga, seperti Turki, Yordania, dan Lebanon.

Sementara itu sekitar dua juta orang mengungsi di dalam negeri karena harus meninggalkan rumah ditengah-tengah kontak senjata yang terus berlangsung antara pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak.

Kondisi buruk

Pengungsi Suriah

Banyak pengungsi yang berada di tempat penampungan yang buruk kondisinya.

Wartawan BBC di Beirut, Jim Muir, melaporkan pengungsi yang berhasil menyeberang melintasi perbatasan memang bisa mendapatkan kebutuhan dasar di tempat penampungan namun banyak yang tinggal dalam kondisi yang buruk.

Sejumlah pengungsi tidak memiliki tempat tidur maupun baju hangat untuk menhadapi temperatur musim dingin di kawasan Timur Tengah yang bisa mencapai di bawah nol derajat Celcius.

Kekerasan yang dipicu unjuk rasa menentang Presiden Bashar al-Assad sejauh ini telah menyebabkan jatuhnya 38.000 korban jiwa dan hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda bahwa konflik akan selesai dalam waktu dekat.

Laporan-laporan pada Senin 19 November menyebutkan perang antara lain marak di sekitar Aleppo, di Suriah Utara, dan kelompok pemberontak mengatakan berhasil menguasai satu pangkalan militer yang penting.

Hari ini juga para menteri luar negeri dan pertahanan Uni Eropa akan membahas Klik pengakuan atas koalisi oposisi Suriah yang baru dan kemungkinan untuk mencabut larangan ekspor senjata ke Suriah agar kelompok pemberontak bisa memiliki persenjataan, seperti rudal pertahanan udara untuk menghadapi pesawat tempur pemerintah Suriah.

Sementara itu NATO akan mempertimbangkan permintaan Turki untuk menyiapkan rudal darat ke udara guna melindungi perbatasan negara itu dengan Suriah.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.