Oposisi Suriah tempatkan duta besar di Prancis

Terbaru  17 November 2012 - 21:31 WIB
Francois Hollande dan Moaz

Prancis mengakui koalisi oposisi Suriah beberapa hari setelah dibentuk.

Presiden Prancis Francois Hollande dan pemimpin koalisi oposisi baru Suriah Moaz al-Khatib mengumumkan penempatan duta besar di Prancis.

Keputusan mengejutkan itu diumumkan setelah Francois Hollande dan Moaz al-Khatib mengadakan perundingan di Paris pada Sabtu (17/11).

"Akan ada duta besar Suriah untuk Prancis yang akan diangkat oleh presiden koalisi," kata Hollande dalam keterangan pers usai perundingan.

Moaz al-Khatib mengatakan duta besar yang akan ditempatkan di Pramcis adalah Mounzir Makhous, seorang akademisi yang menjadi "salah satu orang pertama yang berbicara mengenai kemerdekaan" di Suriah.

"Dia adalah salah seorang sosok yang paling memenuhi syarat di Suriah. Dia akan mewakili koalisi di sini. Kita akan bekerjasama dengan semua pihak terkait yang ingin mewujudkan keadilan dan kekebasan."

Prancis tercatat sebagai satu-satunya negara Barat yang mengakui koalisi oposisi Suriah yang dibentuk pekan lalu.

Hollande mengatakan telah menginstruksikan kepada Menteri Luar Negeri Laurent Fabius meyakinkan negara-negara Eropa agar mengikuti jejak Prancis dengan memberikan pengakuan kepada koalisi oposisi.

Menlu Prancis akan menyampaikan pesan presiden dalam pertemuan menteri luar negeri Uni Eropa pada Senin mendatang (19/11).

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.