Aung San Suu Kyi berkunjung ke India

Terbaru  13 November 2012 - 12:03 WIB
suu kyi

Aung San Suu Kyi bersekolah di India semasa muda

Pemimpin oposisi dan anggota parlemen Burma Aung San Suu Kyi mengunjungi India untuk pertama kalinya setelah hampir 40 tahun.

Ia akan bertemu dengan Perdana Menteri India Manmohan Singh, mengunjungi parlemen dan memberikan kuliah umum.

Suu Kyi juga akan mengunjungi sebuah sekolah lanjutan di Delhi tempat ia mengenyam pendidikan pada 1960an, ketika ibunya menjadi duta besar Burma.

Kunjungan ini dilakukan dua tahun setelah pemilihan umum di Burma yang secara formal mengakhiri kekuasaan militer.

Pemerintahan sipil baru yang dipimpin Presiden Thein Sein dilantik pada 2011 dan mengimplementasikan serangkaian reformasi ekonomi dan politik.

Suu Kyi, pemimpin pro-demokrasi yang menjalani tahanan rumah selama puluhan tahun, dibebaskan setelah pemilu November 2010.

Partainya telah bergabung kembali dengan proses politik dan terwakili dalam jumlah kecil di parlemen setelah menang Pemilu April 2012.

Di tengah proses reformasi, banyak negara-negara Barat yang ingin menjalin hubungan dengan Burma. Barack Obama akan menjadi presiden AS pertama yang berkunjung ke negara Asia Tenggara ini dalam kunjungan singkat ke kawasan itu akhir bulan November.

'Hubungan ekonomi'

India mendukung gerakan pro demokrasi Burma dan banyak mahasiswa Burma yang lari ke negara itu setelah militer melakukan penangkapan demonstran pada 1988.

Namun koresponden BBC mengatakan India mengadopsi pendekatan pragmatis dalam berhubungan dengan junta militer pada 1990an, karena India mengincar sumber daya alam dan peluang bisnis di Burma.

Kebijakan itu kontroversial dan kunjungan ini adalah kesempatan untuk memperbaikinya, kata koresponden BBC.

Awal tahun ini Singh melakukan kunjungan dua hari ke Burma untuk memperkuat hubungan politik dan ekonomi.

Salah satu proyek utama di India adalah Trilateral Highway, yang menghubungkan negara-negara bagian timur laut India dengan Burma hingga ke Thailand.

Burma juga memiliki cadangan minyak dan gas yang kaya dan letaknya sangat strategis diantara India dan Cina.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.