BBC navigation

Irak batalkan pembelian senjata dari Rusia

Terbaru  10 November 2012 - 18:11 WIB
Tentara Irak

Irak tengah membangun kembali angkatan bersenjata setelah pasukan AS ditarik.

Irak telah membatalkan pembelian senjata dari Rusia senilai US$4,2 miliar karena kekhawatirkan soal "korupsi", kata pejabat pemerintah.

Perdana Menteri Nouri Maliki meluncurkan penyelidikan atas rencana pembelian senjata itu, menurut juru bicara PM Maliki kepada BBC.

Pembelian yang dilaporkan mencakup helikopter tempur dan misil itu baru disepakati Oktober lalu.

Irak tengah membangun kembali angkatan bersenjata mereka sejak ditariknya operasi tempur Amerika Serikat.

Juru biara PM Nouri Maliki mengatakan pembelian itu dibatalkan setelah ia kembali dari kunjungan ke Rusia.

"Ia curiga terjadi korupsi, jadi ia putuskan untuk meninjau ulang keseluruhan pembelian."

Monopoli senjata

"Ia curiga terjadi korupsi, jadi ia putuskan untuk meninjau ulang keseluruhan pembelian"

Juru bicara PM Maliki

"Penyelidikan tentang pembelian ini juga tengah dilakukan," tambah juru bicara itu.

Perjanjian senjata itu akan menjadikan Rusia - pemasok utama senjata ke Irak saat berada di bawah Saddam Hussein- sebagai pengekspor senjata kedua terbesar setelah Amerika Serikat.

Rusia belum mengeluarkan komentar soal pembatalan itu.

Awal Oktober lalu, Maliki mengatakan dalam satu pidato ia tidak ingin Irak menjadi "bagian dari monopoli senjata satu pihak."

Namun ia menghadapi kritikan dari kelompok oposisi yang mempertanyakan pembelian senjata dari Rusia sementara perjanjian dengan Amerika telah ditandatangani.

Salah seorang anggota parlemen Irak mengatakan operasi kontra terorisme - seperti yang tertera sebagai tujuan pembelian itu- memerlukan peningkatan intelijen dan bukan pembelian helikopter Mi-28 yang masuk dalam rencana pembelian itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.