BBC navigation

Muslim Kashmir memprotes 'hinaan' di Facebook

Terbaru  30 Oktober 2012 - 13:50 WIB
facebook

Aparat menutup satu halaman Facebook bergambar Quran dan Ka'bah yang telah dimanipulasi

Muslim di negara bagian Kashmir, India, memprotes sebuah komentar di Facebook yang mereka sebut sebagai penghinaan terhadap Islam.

Polisi menangkap tiga orang, semuanya adalah pemeluk agama Hindu, dari distrik Kishtwar karena dituduh melakukan "kampanye" menentang Islam di situs jejaring sosial itu.

Dua diantaranya adalah guru di sekolah negeri. Aparat mengatakan keduanya telah dipecat dari pekerjaan mereka.

Polisi meningkatkan kewaspadaan setelah para ulama menyerukan untuk membarikade wilayah itu, Selasa (30/10).

Hari Senin, sejumlah pengunjuk rasa Muslim terlibat bentrok dengan keluarga ketiga pria itu.

Ada demonstran yang melempari kantor polisi dengan batu dan merusak kendaraan.

Aparat telah menutup satu halaman Facebook tempat ketiga pria itu diduga memasang foto Quran dan Ka'bah yang telah dimanipulasi secara dijital.

Polisi juga telah diminta untuk menjerat ketiganya dengan tuduhan melanggar keamanan publik.

Ketegangan agama seringkali terjadi di distrik Kishtwar, Poonch dan Kargil di Kashmir, kata wartawan BBC Riyaz Masroor di Srinagar.

Bulan lalu, aksi mogok yang diserukan oleh kelompok-kelompok keagamaan Kashmir untuk memprotes film amatir anti Islam, yang juga menyulut aksi protes di berbagai belahan dunia, sempat membuat aktivitas sehari-hari di kawasan itu terhenti.

Ribuan orang tewas terbunuh di Kashmir sejak pemberontakan terhadap kekuasaan India terjadi pada 1989.

Dalam beberapa bulan terakhir tidak ada keributan di kawasan yang diperebutkan oleh India dan Pakistan itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.