BBC navigation

Australia keluarkan kebijakan soal Asia

Terbaru  28 Oktober 2012 - 14:08 WIB
julia_gillard

Menurut PM Gillard, Australia bisa mengambil keuntungan dari pertumbuhan di Asia.

Perdana Menteri Australia Julia Gillard menjabarkan garis kebijakan luar negeri untuk mengembangkan hubungan dengan negara-negara Asia.

Setidaknya ada 25 sasaran nasional yang dimasukkan dalam buku putih pemerintah Australia yang baru diluncurkan itu.

Sasaran itu mulai dari mengembangkan jaringan perdagangan hingga kurikulum pendidikan bahasa Mandarin yang lebih intensif.

Menurut Gillard Australia dapat mencapai seluruh sasaran yang dijabarkan dalam buku tersebut pada tahun 2025.

Perdana Menteri Gillard mengatakan dia ingin memfokuskan posisi Australia dari 'negara sekutu lamanya' di Eropa menuju Australia yang lebih dekat dengan tetangganya di Asia khususnya Cina dan India.

Dokumen setebal 312 halaman ini diberi nama Australia di Abad Asia.

Saat merilis dokumen di Intitut Lowy di Sidney, Gillard mengatakan Asia akan menjadi tempat bagi sebagian besar kalangan menengah dalam 20 tahun mendatang, dan karena itu saat ini merupakan momen yang tepat untuk memperluas pengaruh.

"Kecepatan Asia untuk bangkit sangat mencengangkan dan ada peluang serta tantangan bagi seluruh warga Australia untuk terlibat di dalamnya," kata Gillard.

"Tidak cukup hanya mengandalkan keberuntungan, masa depan kita ditentukan oleh pilihan bagaimana kita terlibat dengan kawasan tempat kita bernaung."

Militer Cina

Wartawan BBC di Sydney, Duncan Kennedy mengatakan pidato Gillard juga membahas kondisi terkini hubungan Australia dengan negara-negara kawasan Asia.

Gillard menggambarkan dalam tiga dekade terakhir Cina menjadi negara mitra dagang terbesar mereka dan melampaui Jepang, AS serta Korea Selatan.

"Kecepatan Asia untuk bangkit sangat mencengangkan dan ada peluang dan tantangan bagi seluruh warga Australia untuk terlibat di dalamnya"

Julia Gillard

Meski sejumlah perdana menteri sebelumnya seperti Bob Hawke dan Paul Keating telah membangun hubungan dengan Asia namun kebijakan baru yang digariskan Gillard dinilai akan mempunyai dampak lebih dalam serta lebih tertata.

Ada sejumlah hal yang digariskan oleh Gillard secara spesifik seperti menjadikan kajian tentang Asia sebagai bagian dari kurikulum sekolah di Australia, memberikan kesempatan pelajar Australia untuk mempelajari sejumlah bahasa negara Asia seperti Mandarin, Hindi, Indonesia, dan Jepang.

Juga meningkatkan pendapatan nasional Australia dan membuka mata pebisnis papan atas terhadap apa yang terjadi di Asia.

Dalam dokumen itu juga disebutkan posisi Australia terhadap kondisi keamanan di kawasan Asia.

Menurut buku Gillard tersebut mengeluarkan kebijakan untuk menghadang perkembangan militer Cina tidak akan tepat guna.

Australia akan mengimbangi kekuatan Cina melalui kerjasama militer dengan AS.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.