Silvio Berlusconi ajukan banding

Terbaru  27 Oktober 2012 - 12:10 WIB
berlusconi

Silvio Berlusconi mengaku menjadi korban pengadilan yang intoleran di Italia.

Tim kuasa hukum mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi mengajukan banding atas hukuman empat tahun penjara dalam kasus penggelapan pajak.

Permohonan banding akan diajukan 10 November mendatang, demikian laporan sejumlah media Italia, dan kemungkinan akan berjalan selama beberapa tahun.

Berlusconi sebelumnya melalui perusahaan media, Mediaset, dinyatakan bersalah karena menaikkan harga hak siar distribusi guna menghindari pembayaran pajak.

Jumat (26/10), pengadilan Milan memvonisnya empat tahun penjara tetapi kemudian dipotong menjadi satu tahun.

Penguasa media di Italia dan pemilik klub AC Milan ini juga dilarang untuk berbisnis selama lima tahun.

Pasca vonis, Berlusconi kemudian terlihat marah dalam komentar yang disiarkan melalui televisi nasional dengan menyebut hukumannya sebagai ''pelecehan pengadilan yang intoleran.''

Selama ini dia selalu mengeluh bahwa dia menjadi obyek penganiayaan oleh hakim-hakim sayap kiri di Milan.

"Ini adalah pengadilan politis yang luar biasa dan intoleran,'' kata Berlusconi kepada Italia 1 - salah satu stasiun TV miliknya.

"Tanpa ada keraguan ini adalah vonis politis, sama seperti kasus lainnya yang diarahkan kepada saya adalah politis.''

Kasus PSK anak

Berlusconi menghadapi sejumlah pengadilan tetapi ini adalah untuk pertamakalinya dia di hukum penjara untuk kejahatan terkait aktivitas bisnisnya.

Semua kasusnya tersebut telah dibersihkan, atau melewati batas waktu pengadilan.

Tahun 1997 dia menerima hukuman percobaan karena memalsukan pembukuan tetapi keputusan itu dibatalkan di tingkat banding.

Dalam vonis terbaru ini dia tidak akan langsung masuk penjara sebab berdasarkan hukum di Italia, vonis akhir baru akan ditetapkan setelah melewati dua tingkat pengadilan banding.

Namun kali ini Berlusconi tidak mempunyai kekebalan hukum seperti yang pernah dia nikmati sebelumnya.

Saat ini dia juga tengah dalam persidangan karena tersandung kasus PSK anak-anak, dia dituduh membayar seorang perempuan di bawah usia dan mencoba menutupinya.

Dia membantah tuduhan tersebut.

Berlusconi, 76, dipaksa mundur sebagai perdana menteri dari koalisi tengah-kanan November tahun lalu, dan baru-baru ini dia mengatakan tidak berencana untuk kembali ikut dalam pemilu tahun depan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.