Emir Qatar kunjungi Gaza

Terbaru  23 Oktober 2012 - 13:52 WIB
qatar_gaza

Poster dan bendera yang dipasang di sepanjang Gaza menunjukkan bahwa Emir Qatar disambut baik di Palestina.

Emir Qatar berkunjung ke Gaza untuk pertama kalinya sejak Hamas berkuasa tahun 2007.

Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani dalam kunjungan ke Gaza akan meluncurkan proyek konstruksi senilai US$254 juta untuk membangun kawasan Palestina yang hancur akibat perang.

Qatar menjadi salah satu pendonor utama Hamas sejak gerakan Islamis tersebut pecah kongsi dengan sekutu lama mereka Suriah.

Otoritas Palestina sendiri terlihat sangat menyambut kedatangan Emir Qatar yang mendarat di Mesir dan kemudian masuk ke Gaza dengan mobil yang dijaga ketat.

Rekonsiliasi

emir qatar

Emir Qatar memegang peran penting dalam rekonsiliasi antara Hamas dengan Otoritas Palestina.

Wartawan BBC di Gaza melaporkan bahwa kunjungan emir ini merupakan tanda dari peningkatan hubungan antara negara Teluk dengan Hamas.

Qatar, salah satu negara terkaya di Arab, menjadi sumber penting bagi Hamas setelah sekutu utama mereka Presiden Suriah Bashar al-Assad menghadapi konflik dalam negeri yang berkepanjangan.

Februari silam, kepala pemerintahan Hamas, Ismail Haniya, mengumumkan bahwa mereka mengubah haluan politik dari Suriah ke Mesir dan Qatar, karena tidak bisa lagi secara efektif bekerjasama karena kekacauan di Suriah.

Biro politik Hamas berpangkalan di Damaskus sejak 1999, dan memiliki hubungan yang baik sampai akhirnya aksi anti Assad meletus di sepanjang Suriah, Maret 2011.

Presiden Assad kemudian mengungkapkan kemarahan kepada Haniya yang mengaku mendukung warga Suriah.

Qatar, sementara itu, menjadi negara Arab pertama yang meminta agar ada intervensi militer di Suriah untuk menggulingkan pemerintahan Assad.

Qatar juga menjadi negara Arab utama yang turut dalam koalisi pimpinan Nato di Libia dan memainkan peran penting untuk menyelesaikan konflik kawasan.

Negara ini menjaga hubungan mesra baik dengan AS dan Iran, dan - bahkan tidak biasa bagi negara Arab - hubungan baik dengan Hamas dan Israel.

Yang terbaru, Qatar terlibat dalam proses rekonsiliasi antara Hamas dan saingan lama mereka, Fatah, yang mendominasi Otoritas Palestina di Tepi Barat.

Hamas merebut kuasa Gaza dari pasukan loyalis Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas di tahun 2007.

Dalam respon pengalihan kuasa tersebut, Israel kemudian mengetatkan blokade di pantai perak, yang menyebabkan dampak buruk bagi ekonomi Gaza.

Seorang juru bicara Abbas mengatakan otoritas Palestina menyambut upaya Qatar untuk menolong warga di Gaza tetapi juga menekankan ''pentingnya untuk menjaga keterwakilan yang sah bagi rakyat Palestina''.

Abbas meminta Sheikh Hamad untuk ''mendorong Gaza untuk rekonsiliasi dan mengakhiri perpecahan''.

Qatar selaku sekutu penting AS di negara Arab juga memegang posisi unik untuk meningkatkan tekanan ke Hamas untuk menjaga jarak dengan Iran.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.