BBC navigation

Korban tembakan Taliban jalani perawatan

Terbaru  16 Oktober 2012 - 09:35 WIB
Malala tiba di Birmingham

Korban penembakan Taliban Malala Yousafzai, menjalani perawatan di Inggris

Anak perempuan Pakistan yang menjadi korban penembakan Taliban, Malala Yousafzai, 14 tahun, menjalani perawatan di rumah sakit di Birmingham Inggris, dengan pengamanan ketat.

Dokter di rumah sakit di Inggris yang merawat Malala berharap dia dapat pulih. Malala tiba di Inggris pada Senin (15/10), dan telah menjalani operasi pengangkatan peluru di kepalanya pada pekan lalu.

Taliban mengatakan anak perempuan itu dijadikan target karena "mempromosikan sekularisme".

Direktur medis rumah sakit Dr David Rosser mengatakan sejumlah koleganya di Inggris yang pernah berada di Pakistan yakin anak perempuan ini "memiliki kesempatan untuk pulih".

"Jelas tidak akan tepat, jika membawanya jika tidak ada harapan untuk pulih kembali," kata dia kepada para wartawan, sesaat sebelum Malala tiba di Rumah sakit Queen Elizabeth di Birmingham pada senin (15/10).

Para ahli akan memantau kondisi Malala selama 24 jam dan melakukan pemidaian terhadap lukanya, kata Rosser.

Malala Yousafzai diterbangkan dari Pakistan dengan ambulance udara United Arab Emirates, hampir sepekan setelah dia dan dua anak perempuan teman sekolahnya diserang dalam perjalanan ke rumah dari sekolah di Mingora di lembah Swat.

Dia dikenal sebagai juru kampanye bagi pendidikan anak perempuan di Pakistan, setelah menulis catatan harian untuk BBC Urdu, mengenai kehidupan di bawah kekuasaan Taliban, yang melarang seluruh anak perempuan untuk sekolah.

Pria bersenjata yang berada di mobil van, yang menanyakan namanya ketika Malala dalam perjalanan.

Sebelumnya operasi terhadap Malala dilakukan di kota Peshawar untuk mengangkat peluru yang bersarang di kepalanya, dan kemudian dia dipindahkan ke rumah sakit di Rawalpindi untuk mendapatkan perawatan dari para dokter spesialis.

Pejabat Pakistan sebelumnya bersikeras bahwa Malala dapat dirawat di negaranya, tetapi pernyataan militer menyebutkan bahwa sebuah panel dokter te;ah merekomendasikan dia harus dipindahkan ke pusat kesehatan di Inggris yang memiliki peralatan untuk merawat anak-anak yang mengalami luka berat.

Dr Rosser mengatakan bahwa spesialis di Rumah Sakit Queen Elizabeth di Birmingham berada dalam "kemampuan yang baik untuk merawat dia" karena mereka telah memiliki pengalaman selama 10 tahun dalam merawat luka para militer Inggris yang terluka ketika berperang - dan kondisi Malala hampir mirip dengan mereka.

Dalam perawatan itu Malala juga membutuhkan bantuan untuk memperbaiki kerusakan di tengkoraknya.

Taliban mengancam akan menyerang Malala kembali. Dan anak perempuan itu dijaga dengan ketat selama perjalanan ke Inggris dan pejabat di Birmingham juga melakukan pengamanan yang ketat.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.