BBC navigation

Uni Eropa kenakan sanksi lebih lanjut kepada Iran

Terbaru  16 Oktober 2012 - 16:29 WIB
Fasilitas nuklir Iran

Iran menyebut sanksi yang dikenakan Uni Eropa 'tidak manusiawi'.

Uni Eropa menerapkan sanksi terhadap seluruh sektor minyak dan gas Iran sebagai tekanan lebih lanjut agar Tehran menghentikan program nuklir.

Organisasi itu menerapkan sanksi terhadap 30 perusahaan termasuk dalam sektor minyak dan gas serta perusahaan yang terlibat dalam kilang, distribusi, dan transportasi minyak.

Uni Eropa mengenakan sanksi terhadap sektor perbankan dan perkapalan Iran hari Senin (16/10).

Sementara itu Iran menyatakan sanksi yang diterapkan Uni Eropa sebagai sesuatu yang "tidak manusiawi" karena akan mempengaruhi penduduk.

"Sanksi sepihak Eropa dan Amerika Serikat terhadap Irak tidak rasional, ilegal dan tidak manusia dan mempengaruhi rakyat Iran," kata juru bicara departemen luar negeri, Ramin Mehmanparast.

Dalam pernyataan di televisi pemerintah, Mehmanparast menuduh Barat menggunakan isu nuklir sebagai alasan untuk mengenakan tekanan terhadap Teheran.

"Sanksi-sanksi ini diterapkan dengan alasan aktivitas damai nuklir Iran... namun bila pun isu nuklir kami telah diselesaikan, negara-negara ini pasti akan terus menekan kami," tambahnya.

Cina kritik sanksi Uni Eropa

"Sanksi-sanksi ini diterapkan dengan alasan aktivitas damai nuklir Iran... namun bila pun isu nuklir kami telah diselesaikan, negara-negara ini pasti akan terus menekan kami"

Ramin Mehmanparast

Mehmanparast juga mengatakan langkah Uni Eropa itu tidak akan dapat memaksa Teheran kembali ke meja perundingan.

Cina mengkritik langkah Uni Eropa ini dan menyerukan perundingan untuk menyelesaikan kebuntuan soal tuduhan program nuklir Iran.

"Kami menentang penerapan sanksi sepihak terhadap Iran dan kami percaya penerapan sanksi untuk memberikan tekanan tidak dapat menyelesaikan masalah nuklir Iran," kata juru bicara kementerian luar negeri Cina, Hong Lei, dalam jumpa pers harian.

Cina adalah pembeli minyak mentah terbesar Iran dan negara ini bersama dengan Rusia tidak setuju atas pemberian sanksi terhadap Tehran.

Dalam perkembangan lain, Perdana Menteri Inggris David Cameron menyerukan agar Israel menahan diri untuk tidak menyerang Iran terkait program nuklir Tehran.

Cameron mengatakan Israel perlu memberi lebih banyak waktu untuk melihat apakah sanksi bisa berjalan.

Cameron mengatakan sanksi adalah langkah yang tepat dan menekankan bahwa bukan saatnya bagi Israel untuk melakukan aksi militer.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.