BBC navigation

Parlemen Turki setujui operasi militer ke Suriah

Terbaru  4 Oktober 2012 - 19:40 WIB
Dampak serangan di Turki

Serangan Suriah ke daerah Akcakale menewaskan lima warga termasuk anak-anak.

Parlemen Turki menyetujui operasi militer dengan sasaran-sasaran di wilayah Suriah menyusul serangan Suriah ke wilayah Turki yang menewaskan lima warga negaranya.

Dalam pemungutan suara di parlemen pada hari Kamis (04/10) sebanyak 320 suara mendukung dan 129 suara menentang operasi militer. Mandat dari parlemen ini berlaku selama satu tahun.

Parlemen mengatakan lembaga itu menyetujui operasi militer di luar wilayah Turki bila pemerintah memandang perlu. Keputusan diambil atas usul pemerintah yang tertuang dalam memorandum untuk mengirim pasukan ke luar wilayah Turki.

Dalam memorandum disebutkan bahwa "aksi agresi" Angkatan Bersenjata Suriah ke wilayah Turki merupakan ancaman serius bagi keamanan nasional.

Bukan izin perang

Wakil Perdana Menteri Besir Atalay mengatakan persetujuan parlemen bukan berarti Turki mendeklarasikan perang.

"Undang-undang ini bukan untuk berperang ... Ini mempunyai sifat mencegah," kata Besir Atalay.

Dia menambahkan kini langkah yang diperlukan adalah koordinasi dengan badan-badan internasional.

Persetujuan parlemen diberikan beberapa jam setelah Turki kembali melancarkan serangan artileri terhadap pos militer Suriah sebagai balasan atas bom mortir sehari sebelumnya.

Sementara itu Menteri Luar Sergei Lavrov mengatakan aksi tembak-menembak antara Turki dan Suriah merupakan kekhawatiran mendalam.

Lavrov mengatakan adalah penting bagi pemerintah Suriah untuk mengumumkan secara terbuka bahwa Suriah akan mencegah tindakan serupa di masa depan.

Dewan Keamanan PBB dijadwalkan mengadakan pertemuan hari ini untuk membahas konflik tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.