Mantan Presiden Arroyo ditangkap

Terbaru  4 Oktober 2012 - 18:50 WIB
Arroyo

Gloria Arroyo dilarang meninggalkan bandara di Filipina pada November 2011.

Kepolisian Filipina menangkap mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo terkait tuduhan menyalahgunakan dana lotre negara untuk kepentingan pribadi.

Seorang pejabat kepolisian mengatakan Arroyo, 65, berada di rumah sakit saat ditangkap pada Kamis, 4 Oktober.

"Ketika kami tiba di rumah sakit, dia terbaring di tempat tidur dan diinfus," kata Napoleon Coronel kepada para wartawan di Manila.

Arroyo menderita sakit tulang belakang dan dirawat di rumah sakit karena dehidrasi.

Coronel menuturkan Arroyo "sangat kooperatif" ketika polisi mengambil foto dan sidik jarinya.

"Gloria Macapagal Arroyo sekarang berada di bawah tahanan Kepolisian Nasional Filipina," tambah Napoleon Coronel di luar rumah sakit, tempat Arroyo ditangkap.

Sangat sedih

Namun menurut Coronel, Arroyo akan tetap berada di rumah sakit malam ini dan pengadilan korupsi yang menangani kasus ini akan memutuskan apakah dia bisa dipindahkan ke tempat lain.

Penangkapan dilakukan setelah pengadilan mengeluarkan surat perintah penangkapan pada Rabu malam (03/10) terhadap mantan presiden yang dituduh menggelapkan dana lotre senilai US$8,8 juta ketika masih menjabat.

Salah seorang pengacara Arroyo, Anacleto Diaz, mengatakan kliennya sedih ketika diberitahu bahwa dia akan ditangkap lagi.

"Dia tidak kecewa, dia terganggu. Dia sangat sedih," kata Diaz seperti dikutip kantor berita AFP.

Arroyo baru dibebaskan dengan jaminan pada Juli 2012 dalam kasus kecurangan pemilu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.