BBC navigation

Bo Xilai dikeluarkan dari Partai Komunis Cina

Terbaru  28 September 2012 - 20:01 WIB
Bo Xilai

Bo Xilai sempat disebut-sebut berpeluang menduduki jabatan puncak di Partai Komunis Cina.

Politikus terkemuka Cina, Bo Xilai, sudah dikeluarkan dari Partai Komunis dan akan menghadapi pengadilan, seperti dilaporkan media resmi pemerintah Cina, Xinhua.

Mantan Ketua Partai Komunis di kota Chongqing itu akan didakwa dengan penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi.

"Dia mengambil kesempatan dari jabatannya untuk memberi keuntungan bagi orang lain dan menerima suap besar secara langsung maupun melalui keluarganya," tulis Xinhua.

Pernyataan yang diterbitkan Xinhua juga mendesak agar organisasi partai di semua tingkat mengambil pelajaran dari contoh negatif dalam kasus Bo Xilai.

Istrinya, Gu Kailai, sudah digancar hukuman mati percobaan pada bulan Agustus karena dinyatakan bersalah membunuh seorang warga Inggris, Neil Heywood.

Skandal ini menjadi perhatian di Cina maupun di dunia internasional karena menyebabkan Kepala Kepolisian Daerah Chongqing, Wang Lijun, sempat melarikan diri ke Konsulat Amerika Serikat di Chengdu.

Mengakhiri spekulasi

Kronologi kasus Bo Xilai

6 Februari: Kepala Kepolisian Chongqing, Wang Lijun, mengungsi ke Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Chengdu.

15 Maret: Bo Xilai dicopot dari jabatan Ketua Partai Komunis Chongqing.

20 Maret: Kabar burung menyebutkan Bo mungkin terlibat dalam pembunuhan Neil Heywood.

10 April: Istri Bo, Gu Kailai, diselidiki sehubungan dengan kematian Heywood.

26 Juli: Gu Kailai dan seorang pembantu keluarganya, Zhang Xiaojun, didakwa dengan pembunuhan Heywood.

9 Agustus: Sidang atas Gu berlangsung satu hari.

20 Agustus : Gu dijatuhi hukuman mati percobaan.

5 September: Wang Lijun didakwa dengan pembelotan, penyalahgunaan kekuasaan, dan suap.

24 September: Wang diganjar 15 tahun penjara.

28 September: Bo Xilai dikeluarkan dari Partai Komunis dan akan diadili.

Bo Xilai disebut-sebut berupaya menyembunyikan kasus pembunuhan Neil Heywood -yang merupakan mitra bisnis Gu Kailai- dan menekan Wang Lijun untuk menutupinya.

Awalnya Neil Heywood dinyatakan meninggal karena serangan jantung karena terlalu banyak minum alkohol, namun Wang Lijun kemudian mengungkapkan kasus pembunuhan itu.

Dia sendiri sudah diganjar hukuman 15 tahun penjara dengan dakawaan pembelotan, penyalahgunaan kekuasaan, dan suap.

Wartawan BBC di Beijing mengatakan bahwa pengumuman atas rencana pengadilan Bo Xilai ini mengakhiri spekulasi tentang masa depannya, yang sempat merupakan salah satu dari politisi Cina yang berpengaruh.

Pencopotan Bo Xilai tampaknya menjadi isyarat bahwa pemimpin Cina ingin mengakhiri kasus yang menjadi pembicaraan umum itu sebelum pelaksanaan Kongres Nasional Cina tanggal 8 November yang akan memilih pemimpin baru Cina.

Bo Xilai, yang berusia 63 tahun, sempat disebut-sebut sebagai calon utama untuk jabatan puncak di Cina sebelum skandal terungkap dan menghancurkan karirnya.

Kini banyak yang memperkirakan bahwa Wakil Presiden Xi Jinping yang akan menggantikan Hu Jintao sebagai presiden.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.