BBC navigation

Mursi minta protes berdarah atas film Islam dihentikan

Terbaru  14 September 2012 - 20:32 WIB
Muhammad Mursi

Muhammad Mursi keluarkan seruan melalui televisi pemerintah Mesir.

Presiden Mesir, Mohammad Mursi, muncul di televisi pemerintah hari Jumat (14/09) menyerukan diakhirinya kekerasan yang mewarnai protes menentang film buatan Amerika Serikat yang dianggap menghina Islam.

Presiden Mursi mengatakan rakyat Mesir memiliki tugas keagamaan untuk melindungi tamu dan tidak semestinya menyerang kantor-kantor kedutaan asing.

Kelompok Ikhwanul Muslimin, yang saat ini memerintah Mesir, menarik seruan aksi demonstrasi nasional dengan mengatakan kematian dan kerusakan akibat demonstrasi harus dihentikan.

Ikhawnul Muslimin menyatakan mereka hanya mendukung aksi protes yang bersifat simbolis.

Warga yang marah kembali mencoba memasuki kompleks kantor Kedutaan Amerika Serikat di Kairo, namun bisa dipukul mundur oleh polisi dengan tembakan gas air mata.

Para demonstran akhirnya mundur ke Lapangan Tahrir.

Film berjudul "Innocence of Muslims" memicu protes di berbagai negara.

Aksi protes atas film ini menewaskan duta besar AS untuk Libia.

Potongan film tersebut diunggah ke YouTube dan pemerintah Afghanitan dan Indonesia telah meminta agar video tersebut dicabut.

Untuk sementara ini akses ke YouTube di Afghanistan telah diblokir.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.