Pasukan Sudan dan pemberontak terlibat baku tembak

Terbaru  8 September 2012 - 14:32 WIB
sudan rebels

Pemberontak Sudan mengklaim berhasil memukul pasukan pemerintah keluar dari sebuah desa di Darfur.

Puluhan orang tewas saat baku tembak terjadi antara militer Sudan dan pemberontak di kawasan barat Darfur.

Militer pemerintah menyatakan berhasil menewaskan 32 pemberontak yang menyerang sebuah desa di kawasan barat Darfur.

Sedangkan pemberontak mengklaim bahwa mereka berhasil mendorong mundur pasukan pemerintah.

Pemberontak dari Pergerakan Keadilan dan Kesamaan, JEM, mengatakan mereka telah membebaskan desa tersebut dan menewaskan sedikitnya satu orang tentara pemerintah.

Dalam bentrokan terpisah pemerintah Sudan di ibukota Khartoum menyebut 45 pemberontak tewas di Kordofan Selatan, dekat perbatasan dengan Sudan Selatan.

Saling klaim dalam bentrokan yang berlangsung Kamis (06/09) ini tidak dapat diverifikasi secara independen karena keterbatasan akses baik di Darfur maupun Kordofan Selatan.

Tahun lalu, sejumlah kelompok pemberontak di dua negara bagian dan juga di negara bagian Nil Biru membentuk sebuah aliansi dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Omar al-Bashir.

Omar al-Bashir menuduh gerakan para pemberontak ini didukung oleh Sudan Selatan.

Tetapi pemerintahan Sudan Selatan di Juba membantah tuduhan tersebut, dan balik menyalahkan Sudan yang mendukung pemberontakan di Selatan.

Perseteruan berkepanjangan

Pertempuran terbaru berlangsung disaat AS telah memperingatkan kemungkinan sebuah ''konflik langsung'' diantara Sudan dan Sudan Selatan terkait perseteruan perbatasan yang berkepanjangan.

Pernyataan itu disampaikan duta besar AS untuk PBB, Susan Rice, menyusul sebuah pertemuan Dewan Keamanan PBB guna membahas isu Sudan-Sudan Selatan.

Sudan Selatan telah menerima sebuah peta jalan perbatasan yang diusulkan Uni Afrika, tetapi Sudan menolaknya.

Hingga batas waktu awal yang ditetapkan PBB berakhir 2 Agustus silam, kedua negara gagal mencapai kesepakatan.

Bagaimanapun kedua belah pihak tetap berada dalam tekanan untuk mencapai kesepakatan dengan tenggat waktu yang baru pada 22 September mendatang.

Sudan dan Sudan Selatan nyaris terlibat perang terbuka pada tahun ini akibat perseteruan perbatasan dan perebutan ladang minyak.

Sudan Selatan memerdekakan diri dari Sudan tahun lalu, mengakhiri pertempuran selama beberapa dekade diantara muslim di Utara dan Kristen dan penganut animisme di selatan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.