Bill Clinton siap berjuang untuk Obama

Terbaru  6 September 2012 - 09:14 WIB
In a procedural surprise as Wednesday's events got under way, the convention reinstated language from the 2008 platform describing Jerusalem as the capital of Israel.  The party faced criticism from Republican nominee Mitt Romney and others for omitting the Jerusalem language from a section in support of Israel.  In confusing scenes a voice vote on the language was called three times. Despite loud boos in the audience, convention chair Antonio Villaraigosa said he had determined that two-thirds of the convention had voted in favour.  Reports emerged shortly afterwards that Mr Obama had personally intervened to change the platform's language.

Mantan Presiden AS Bill Clinton siap menyampaikan pidato dukungan untuk Barack Obama, di hari kedua konvensi Partai Demokrat.

Clinton akan secara resmi meminta Presiden Obama sebagai kandidat Demokrat.

Ia akan mengatakan pada audiens bahwa Obama telah "meletakkan dasar untuk perekonomian yang lebih modern dan lebih seimbang," menurut cuplikan pidato yang diterima BBC.

Sebelumnya, panitia penyelenggara memindahkan lokasi pidato penerimaan pencalonan Obama dari panggung di luar stadion, setelah ramalan cuaca mengatakan kemungkinan cuaca buruk.

Mereka memindahkan lokasi pidato dari stadion Bank of America di Charlotte, Carolina Utara, yang berkapasitas 74.000 kursi ke dalam arena indoor dengan kapasitas 20.000 kursi.

Tetapi kapasitas arena Time Warner Cable dengan cepat menjadi fokus perhatian karena ratusan orang terkunci di luar gedung karena masalah kapasitas saat acara di sore hari.

Presiden Obama dilaporkan menghadiri konvensi dan akan berada di stadion untuk menyaksikan pidato Clinton.

Kemarin Ibu Negara AS Michelle Obama memberikan dukungannya untuk pencalonan kembali sang suami dalam Pemilu Presiden November mendatang.

Pidato Michelle menutup malam pertama Konvensi Partai Demokrat di Charlotte, Carolina Utara. Ia bercerita tentang kisah mereka saat baru menikah dan hidup dengan budget ketat.

"Barack dan saya dibesarkan di keluarga yang tidak memiliki banyak uang tetapi mereka memberikan kami sesuatu yang lebih berharga, cinta tanpa syarat, pengorbanan dan kesempatan untuk pergi ke tempat-tempat yang mereka sendiri tidak pernah membayangkannya."

Dalam pidatonya ia menjelaskan betapa latar belakang tersebut menuntun Obama sebagai presiden.

"Sebagai presiden, anda mendapat nasihat dari berbagai macam orang," kata Michelle. "Tapi pada akhirnya, ketika harus membuat keputusan, sebagai presiden yang anda miliki untuk membimbing anda adalah nilai-nilai dan visi anda dan pengalaman hidup yang menjadikan anda seperti sekarang."

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.