Rusia resmi menjadi anggota WTO

Terbaru  22 Agustus 2012 - 18:52 WIB
Vladimir Putin

Vladimir Putin menandatangani dokumen terakhir keanggotaan WTO Juli lalu.

Russia secara resmi telah menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) setelah menyelesaikan perundingan selama 18 tahun.

Untuk bergabung dengan WTO, Rusia menyepakati pengurangan tarif impor untuk barang-barang, termasuk makanan dan kendaraan.

Rusia juga perlu melonggarkan pengawasan terhadap perusahaan asing dalam sektor finansial dan telekomunikasi.

Rusia merupakan satu-satunya negara yang masih belum mejadi anggota WTO, sejak Cina bergabung tahun 2001.

Presiden Vladimir Putin tanggal 21 Juli lalu menandatangani dokumen terakhir yang disepakati oleh seluruh negara anggota.

Vanuatu anggota ke-157

Keanggotaan Rusia ini dilakukan pada hari yang sama dengan Vanuatu, yang menjadi anggota WTO ke-157.

"Masuknya dua negara ini menunjukkan bahwa bergabung dengan WTO merupakan salah satu agenda tertinggi dua negara itu karena perdagangan dapat memberikan landasan stabil bagi pertumbuhan ekonomi," kata direktur WTO Pascal Lamy dalam pernyataan tertulis.

"Bergabung dengan WTO merupakan petunjuk kepercayaan diri dalam organisasi dan apa yang dapat diberikan organisasi kepada para anggota," tambah Lamy.

Sementara itu mantan menteri keuangan Rusia Alexei Kudrin menyambut keanggotaan negara itu dalam akun Twitternya.

"Keanggotaan merupakan stimulus besar untuk mengembangkan perekonomian dan meningkatkan persaingan," kata Kudrin.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.