BBC navigation

Amerika Selatan dukung Ekuador terkait kasus Assange

Terbaru  20 Agustus 2012 - 09:10 WIB
Menlu Unasur

Para menteri luar negeri negara-negara Amerika Selatan bergandengan tangan menunjukkan dukungan untuk Ekuador.

Negara-negara Amerika Selatan mendukung keputusan Ekuador yang memberikan suaka politik untuk pendiri situs wikileaks, Julian Assange.

Dukungan itu dituangkan dalam sebuah dokumen usai pertemuan Uni Negara-negara Amerika Selatan (UNASUR) di Quito, Ekuador.

Deklarasi dukungan itu dibacakan Menteri Luar Negeri Ekuador Ricardo Patino yang intinya adalah dukungan untuk menghadapi ancaman Inggris.

Sebelumnya pemerintah Inggris mengancam akan mencabut status kekebalan diplomatik kantor kedutaan besar Ekuador di London setelah memberikan perlindungan untuk Julian Assange.

Assange sendiri diinginkan pemerintah Swedia untuk mempertanggungjawabkan tuduhan pemerkosaan yang dilakukan pria berpaspor Australia itu.

Assange meminta perlindungan Ekuador karena khawatir pemerintah Swedia akan menyerahkannya kepada Amerika Serikat yang juga gerah akibat bocoran berbagai dokumen diplomatik yang dipublikasikan wikileaks.

Simbolis

Julian Assange

Julian Assange berlindung di kedutaan besar Ekuador di London karena tak ingin diekstradisi ke Swedia.

Wartawan BBC Will Grant melaporkan dukungan UNASUR itu bersifat simbolis namun memiliki arti sangat penting untuk menunjukkan kebersamaan kawasan itu dalam menghadapi Inggris.

UNASUR menganggap pendekatan Inggris dalam upaya mendapatkan Assange adalah pendekatan layaknya negara kolonial dan dirasa sangat mengancam.

Ekuador menganggap surat resmi pemerintah Inggris yang akan menggunakan wewenangnya untuk menyerbu masuk kedutaan untuk menangkap Assange sebagai sebuah ancaman.

Sementara itu Presiden Ekuador Rafael Correa menyarankan agar Assange bekerja sama dengan Swedia jika negeri Skandinavia itu bisa menjamin tak akan menyerangkan Assange ke negara ketiga.

Para pendukung Assange yang menyerukan agar Amerika Serikat menghentikan upayanya 'melawan' wikileaks yakin Assange akan menghadapi hukuman penjara berat atau bahkan hukuman mati jika diekstradisi ke Amerika.

Sebelumnya, Assange sempat memberikan pernyataan publiknya dari atas balkon kedutaan besar Ekuador. Dia menyerukan agar Amerika Serikat menghentikan perang melawan para peniup peluit (whistle blower).

Pemerintah Amerika Serikat masih melanjutukan penyelidikan atas Wikileaks yang kerap mempublikasikan kawat-kawat diplomatik rahasia yang membuat sejumlah negara berang.

Pada 2010, dua sukarelawan perempuan Wikileaks menuduh Assange melakukan pelecehan seksual terhadap mereka saat memberikan kuliah di Stockholm, Swedia.

Assange mengatakan tuduhan pelecehan seksual itu mengada-ada dan sangat sarat motif politik.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.