BBC navigation

Polisi Ceko gagalkan serangan ala Breivik

Terbaru  19 Agustus 2012 - 11:43 WIB
Amunisi

Polisi menemukan ratusan amunisi di apartemen tersangka terorisme.

Kepolisian Republik Ceko menahan seorang laki-laki yang diduga merencanakan serangan maut seperti yang dilakukan Anders Behring Breivik di Norwegia beberapa waktu lalu.

Laki-laki berusia 29 tahun itu dijerat tuduhan kepemilikan ilegal senjata api dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Dalam flat laki-laki itu di kota Ostrava ditemukan berbagai senjata api, bahan peledak dan seragam polisi.

Tak hanya itu, polisi mengatakan laki-laki itu menggunakan nama Breivik sebagai nama panggilannya di dunia maya.

"Kami menduga laki-laki berusia 29 tahun ini merupakan simpatisan Anders Behring Breivik pembunuh dari Norwegia," kata Direktur Markas Regional Kepolisian Ceko, Tomas Tuhy dalam sebuah jumpa pers.

Polisi menambahkan sejauh ini belum diketahui target tersangka namun memastikan semua senjata dan bahan peledak milik tersangka semuanya dapat difungsikan.

Penggerebekan

"Kami menduga laki-laki berusia 29 tahun ini merupakan simpatisan Anders Behring Breivik pembunuh dari Norwegia."

Tomas Tuhy

Polisi sebenarnya menggeledah apartemen tersangka pada 10 Agustus lalu namun baru kini membeberkan temuannya.

Polisi menggerebek apartemen tersangka yang belum disebutkan namanya itu setelah mendapat informasi tersangka berencana melakukan peledakan menggunakan bom yang dibuat dari bagian-bagian bom pesawat tempur.

Saat ditahan, tersangka membawa sebuah pengendali jalrak jauh. Selain itu, sebanyak 400 butir peluru juga ditemukan di apartemen tersangka.

Sementara itu, para tetangga tersangka kepada media setempat mengatakan mereka mengira tersangka memiliki kelainan mental namun tidak terlihat seperti teroris.

Wartawan BBC di Praha Rob Cameron melaporkan sebuah foto di sejumlah media menunjukkan seorang lelaki berambut tipis dan berjenggot rapi tersenyum saat digiring polisi.

Pekan depan, pengadilan akan menentukan apakah tersangka menderita gangguan mental atau tidak.

Keputuan pengadilan ini akan mengantarkan sang tersangka ke tujuan selanjutnya yaitu penjara atau rumah sakit jiwa.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.