BBC navigation

Istri politisi Cina dijatuhi hukuman mati

Terbaru  20 Agustus 2012 - 10:10 WIB
Gu Kailai

Pengadilan menganggap Gu Kailai terbukti membunuh pebisnis Inggris, Neil Heywood.

Pengadilan Cina pada Senin (20/8) menjatuhkan hukuman mati kepada Gu Kailai, istri politisi senior Bo Xilai, demikian pernyataan kuasa hukum keluarga Neil Heywood.

Kepada para wartawan, kuasa hukum keluarga Heywood He Zhengsheng mengatakan pengadilan menyatakan Gu terbukti bersalah membunuh pria Inggris berusia 41 tahun itu.

Pengadilan, lanjut Zhengsheng, menjatuhkan hukuman mati dengan masa penangguhan dua tahun yang biasanya akan menjadi hukuman penjara seumur hidup.

Pembacaan vonis ini tertutup bagi wartawan asing. Namun Zhengsheng yang hadir di persidangan mengatakan Gu Kailai hadir dan mendengarkan vonis yang dijatuhkan kepadanya itu.

Sementara itu, salah seorang pekerja keluarga Bo Xilai, Zhang Xiaojun dijatuhi hukuman penjara sembilan tahun karena dianggap membantu pembunuhan itu.

"Kami menghargai keputusan pengadilan," ujar He Zhengsheng singkat menanggapi hasil akhir sidang itu.

Gunakan racun

Bo Xilai

Kasus pembunuhan ini menghancurkan karir politik Bo Xilai yang cemerlang.

Dalam sidang, Gu Kailai mengaku membunuh Neil Heywood dengan menggunakan racun. Dia melakukan pembunuhan karena Neil mengancam putranya setelah kerja sama bisnis mereka gagal.

Kematian Heywood di kamar sebuah hotel di barat daya Cina pada November tahun lalu itu pada awalnya diduga akibat serangan jantung.

Namun pada April lalu, pemerintah Cina mengatakan Gu Kailai dicurigai terlibat dalam pembunuhan Neil Heywood.

Kasus ini berpengaruh buruk terhadap karir politik Bo Xilai, yang baru saja mendapatkan promosi ke jajaran elit pimpinan Partai Komunis yang secara efektif menjalankan pemerintahan Cina.

Kini Bo tengah menjalani penyelidikan untuk dugaan korupsi dan masa depannya masih belum jelas.

Para pengamat politik Cina mengatakan para pemimpin Cina ingin segera mengakhiri kontroversi yang mengungkap gejolak di tubuh partai menjelang penyerahan kekuasaan ke generasi baru yang dijadwalkan pada musim gugur mendatang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.