PBB hentikan misi pemantau di Suriah

Terbaru  17 Agustus 2012 - 08:28 WIB
misi pbb di suriah

PBB menghentikan misi pemantauan di Suriah menyusul tidak adanya jaminan bagi anggota pemantau.

Perserikatan Bangsa-Bangsa, PBB telah menyerukan penghentian misi pemantauan militer di Suriah sehari sebelum batas yang telah ditetapkan sebelumnya berakhir.

Setelah penghentian misi tersebut PBB rencananya akan membentuk sebuiah kantor kecil yang akan diisi oleh sejumlah petugas sipil untuk menjaga kontak dengan tokoh-tokoh politik di negara itu.

"Kondisinya tidak memenuhi syarat untuk bisa terus melanjutkan misi ini," kata Duta Besar Prancis di PBB, Gerard Araud setelah mengikuti pertemuan Dewan Keamanan.

Misi PBB sendiri merupakan bagian dari enam rencana perdamaian Suriah yang diusung oleh utusan khusus Kofi Annan.

Namun kekerasan yang terus terjadi di negara itu membuat kerja misi pemantau mengalami kesulitan seperti misalnya peristiwa ledakan bom yang terjadi pada hari Rabu (15/08) lalu di dekat hotel tempat sejumlah anggota misi pemantau berada.

Patroli yang dilakukan oleh tim pemantau juga telah dihentikan sejak pertengahan bulan Juni lalu karena resiko yang cukup berbahaya terhadap keselamatan mereka.

Syarat tidak terpenuhi

Syarat yang diajukan oleh diplomat PBB agar misi itu bisa berlanjut juga gagal dipenuhi oleh penguasa di Suriah.

Sejumlah syarat yang diajukan itu antara lain adalah penghentian penggunaan senjata berat dan pengurangan tindakan kekerasan.

"Kondisinya tidak memenuhi syarat untuk bisa terus melanjutkan misi ini"

Gerard Araud

"Sehingga misi ini akan diakhiri pada pukul 00.00 hari Minggu nanti," kata Araud.

Langkah PBB ini mendapat kritikan dari Rusia yang menyebutkan penarikan misi itu akan mengakibatkan konsekuensi yang negatif bagi kawasan sekitarnya.

Rusia yang sebelumnya melakukan veto terhadap tiga resolusi PBB terkait Suriah itu menginginkan agar PBB melakukan upaya pendekatan internasional untuk mengakhiri krisis di Suriah.

Sebalumnya Kofi Annan telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai utusan PBB dan Liga Arab untuk masalah Suriah karena kecewa dengan kurangnya kesatuan pandanagan di Dewan Keamanan PBB dalam mengatasi masalah Suriah.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.