BBC navigation

Simon lengkapi kegagalan Indonesia di tunggal putra

Terbaru  1 Agustus 2012 - 17:56 WIB
Adriyanti Firdasari

Adriyanti Firdasari gagal melaju ke babak perempat final Olimpiade London.

Peluang Indonesia untuk merebut emas di nomor tunggal putra cabang bulutangkis di Olimpiade London 2012 kandas setelah Simon Santoso kalah dari pemain Malaysia Lee Chong Wei dengan 12-21 dan 8-21.

Hasil ini semakin mengukuhkan dominasi Chong Wei atas Simon yang terakhir kali mampu menjuarai Indonesia Terbuka di Jakarta.

Chong Wei kini mengukir rekor delapan kali menang dan satu kali kalah dalam pertemuan dengan Simon Santoso.

Sejumah pemerhati bulutangkis memperkirakan Chong Wei akan mampu melaju hingga babak final untuk bertemu dengan pemain asal Cina, Lin Dan di partai final.

Sebelumnya dalam pertandingan yang digelar di Wembley Arena, Rabu (1/8) pemain tunggal Indonesia lainnya Taufik Hidayat juga gagal melewati pemain nomor satu Cina, Lin Dan dan kalah dalam pertandingan dua set langsung 21-9 dan 21-12.

Indonesia juga kehilangan peluangnya untuk mendapatkan medali dari nomor tunggal putri setelah Adriyanti Firdasari dari unggulan kedua asal Cina, Wang Xin dengan 15-21 dan 8-21.

Tim Bulutangkis Indonesia memang tidak terlalu berharap dari nomor tunggal putri mengingat penampilan dan lawan Firdasari.

Sementara itu di nomor ganda campuran, pasangan Indonesia Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir telah memastikan satu tempat mereka di delapan besar.

Dalam pertandingan di babak 16 besar hari ini, Tontowi/Lilyana mengalahkan pasangan Jerman Michael Fuchs/Birgit Michels dalam dua set 21-15 dan 21 -9.

Di babak perempat final, Tontowi/Lilyana akan menghadapi Nan Zhang/Yunlei Zaho yang menduduki peringkat pertama dunia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.