Wabah Ebola menyebar ke ibukota Uganda

Terbaru  30 Juli 2012 - 20:58 WIB
Korban Ebola

Sekitar 90% korban yang tertular Ebola tidak dapat diselamatkan.

Wabah virus yang mematikan ebola di Uganda telah menyebar ke ibukota Kampala, menurut Presiden Yoweri Museveni.

Presiden Museveni mengatakan dua kasus dilaporkan di ibukota, dengan seorang korban dalam keadaan sekarat di rumah sakit.

Ebola adalah salah satu penyakit akibat virus yang sangat fatal dan menyebar melalui kontak langsung. Penyakit akibat virus ini menewaskan 90% orang yang tertular.

Museveni mengatakan para petugas kesehatan mencoba untuk melacak siapapun yang pernah kontak dengan korban dan harus dikarantina.

Ia mengatakan orang harus menghindari jabat tangan, mencium atau berhubungan seks untuk mencegah penyakit ini menyebar, tambahnya.

Museveni mengatakan sanak saudara atau rekan-rekan jangan menguburkan siapapun yang dicurigai meninggal karena ebola.

"Mereka harus memanggil petugas kesehatan karena mereka lah yang mengetahui cara pemakaman," tambahnya.

Korban pertama perempuan hamil

Museveni mengatakan tujuh dokter dan 13 petugas kesehatan di rumah sakit Mulago -rumah sakit acuan di Kampala- dikarantina setelah "ada satu atau dua pasien" dibawa ke sana.

Salah seorang korban -petugas kesehatan yang dipindahkan ke ibukota- telah meninggal.

Tidak ada vaksin untuk ebola namun gejalanya termasuk demam, muntah dan diare.

Korban pertama wabah terakhir ini adalah seorang perempuan hamil di kawasan Kibaale, sekitar 170 km di barat Kampala.

Penyakit itu kemudian menyebar pada saat terjadi pemakaman, kata Museveni.

Wabah terakhir ebola di Uganda terjadi tahun 2000 dengan korban tertular 425 orang dan setengahnya meninggal.

"Saya meminta Anda semua berhati-hati, dan semoga Tuhan melapangkan jalan mereka yang telah meninggal," kata Museveni dalam pidatonya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.