BBC navigation

Pengadilan Saif al-Islam 'tidak akan netral'

Terbaru  6 Juli 2012 - 22:21 WIB
 Saif al-Islam

Saif al-Islam dikenai dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pengacara Mahkamah Internasional yang ditahan di Libia mengatakan pengadilan putra mendiang Muammar Gaddafi, Saif al-Islam, di Libia tidak akan berlangsung netral.

Melinda Taylor menyampaikan pernyataan itu pada hari Jumat, 7 Juli, atau beberapa hari setelah dibebaskan oleh pihak berwenang Libia.

Berdasarkan perkembangan yang terjadi, menurutnya, tidak mungkin Saif al-Islam, yang berusia 39 tahun, disidang "dengan cara yang independen dan netral" di Libia.

Dia bersama tiga koleganya ditahan selama hampir satu bulan setelah menemui Saif al-Islam di kota Zintan.

Pihak berwenang di kota Zintan menuduh pengacara asal Australia itu dan tiga koleganya membahayakan keamanan nasional Libia dan mengatakan salah seorang di antara mereka memegang dokumen mencurigakan.

Taylor menegaskan tuduhan-tuduhan tersebut tidak bisa mengubah kenyataan bahwa hak-hak kliennya telah dilanggar.

"Terlepas dari persoalan tingkah laku pribadi saya, hak-hak klien saya, Saif al-Islam, telah dirugikan selama kunjungan saya ke Zintan. Di antaranya adalah pihak berwenang Libia secara sengaja menyesatkan tim pengacara mengenai apakah kunjungan ke Gaddafi tersebut dimonitor," kata Melinda Taylor.

Di dalam negeri

"Mereka juga menyita dokumen-dokumen yang dilindungi oleh hak istimewa pengacara profesional dan perintah perlindungan Mahkamah Kejahatan Internasional. "

Melinda Taylor

"Mereka juga menyita dokumen-dokumen yang dilindungi oleh hak istimewa pengacara profesional dan perintah perlindungan Mahkamah Kejahatan Internasional," tambahnya.

Saif al-Islam ditahan di Zintan dan dikenai dakwaan kejahatan perang oleh Mahkamah Kejahatan Internasional di Den Haag.

Namun pemerintah Libia mengatakan putra mendiang pemimpin Libia itu harus diadili di dalam negeri dan bukan di Den Haag.

Saif al-Islam, yang sebelumnya disebut-sebut akan mengggantikan ayahnya, ditangkap pada November 2011, tiga bulan setelah pasukan antipemerintah merebut ibukota, Tripoli.

Pengacara Mahkamah Internasional Melinda Taylor dan penterjemahnya dari Lebanon, Helen Assaf, merupakan bagian dari tim yang dikirim untuk menyiapkan pembelaan Saif al-Islam di pengadilan.

Ketika mereka ditangkap oleh milisi di Zintan atas dasar dicurigai membahayakan keamanan nasional dua kolega mereka -Alexander Khodakov dari Rusia dan Esteban Peralta Losilla dari Spanyol- memutuskan ditahan bersama mereka sebagai bentuk solidaritas.

Seorang pejabat Kejaksaan Agung Libia mengatakan kepada BBC bahwa mereka sebenarnya masih dijadwalkan menghadiri sidang di Tripoli pada 23 Juli untuk mendengar putusan kasus mereka.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.