BBC navigation

Burma bebaskan lagi tahanan

Terbaru  3 Juli 2012 - 17:01 WIB
Tahanan di Burma

Pemerintah Burma membebaskan para tahanan secara bertahap.

Pemerintah Burma telah membebaskan 46 tahanan, termasuk 22 tahanan politik yang tersebar di sejumlah tempat di negara itu.

Surat kabar pemerintah pada Selasan, 3 Juli, melaporkan keputusan diambil untuk mendorong stabilitas dan rekonsiliasi nasional.

Surat kabar berbahasa Inggris New Light of Myanmar mengatakan sebanyak 37 pria dan sembilan perempuan dibebaskan "dengan alasan untuk memastikan stabilitas negara dan menciptakan perdamaian berkesinambungan, rekonsiliasi nasional, memungkinkan semua pihak berpartisipasi dalam proses politik".

Di antara tahanan yang dibebaskan terdapat para tahanan politik.

"Kami mendapat konfirmasi bahwa sekitar 20 tahanan politik masuk dalam amnesti untuk tahanan hari ini," kata Kaung Kaung dari Kelompok Mahasiswa Generasi 88, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Sejumlah anggota kelompok itu terlibat dalam pergolakan pada 1988.

Kaung Kaung menambahkan para tahanan yang dibebaskan kali ini sebelumnya ditahan di berbagai penjara di negara itu.

Jumlah tidak pasti

Pemimpin oposisi Aung Sang Suu Kyi, yang baru kembali dari lawatan ke Eropa, menyerukan agar pihak berwenang membebaskan tahanan yang tersisa sebanyak 330 orang yang dikatakan sebagai tahanan politik.

Namun wartawan BBC untuk kawasan Asia Tenggara Jonah Fisher mengatakan sejauh ini tidak diketahui berapa jumlah pasti tahanan yang masih tersisa.

Sebagian besar tahanan politik terkenal dibebaskan pada Januari tahun 2012 sebelum Burma mengadakan pemilihan umum.

Pada saat itu Burma membebaskan lebih dari 300 tahanan dan langkah tersebut disambut dunia internasional. Amerika Serikat langsung berjanji akan memulihkan hubungan diplomatik.

Sekitar 200 tahanan dibebaskan pada Oktober 2011.

Organisasi Human Rights Watch mengatakan sedikitnya 659 tahanan politik telah dibebaskan selama satu tahun terakhir sejak Burma menempuh reformasi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.