BBC navigation

Obama kunjungi lokasi kebakaran Colorado

Terbaru  30 Juni 2012 - 12:00 WIB

Presiden AS Obama berada di salah-satu lokasi perumahan yang ludes terbakar di Colorado.

Presiden AS Barack Obama mengunjungi lokasi kebakaran hebat di Colorado, yang memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka.

Kunjungan itu dilakukan setelah Obama menyatakan kebakaran hutan itu sebagai bencana, sehingga dana federal dapat digunakan untuk upaya pemadaman kebakaran.

Tim penolong sejauh ini telah menemukan dua jasad korban tewas di sebuah reruntuhan rumah yang terbakar di Colorado, yang semula dilaporkan hilang.

Kebakaran hutan, yang telah merembet ke kawasan perumahan penduduk dan menghancurkan sekitar 346 rumah, merupakan salah satu yang terparah di negara bagian Colorado.

Seorang pejabat setempat mengatakan, kobaran api kini tinggal sekitar 25% dan sejauh ini tidak merembet ke wilayah lainnya.

"Saya membayangkan bom nuklir meledak.Ada api di mana-mana."

Kaya Rexach, petugas pemadam kebakaran.

Namun pejabat kehutanan meminta warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan rembetan kobaran api.

Di kawasan utara Colorado, kebakaran hebat itu telah merenggut seorang korban tewas dan meratakan 257 rumah, demikian keterangan pejabat.

Untuk memadamkan kobaran api yang telah melalap wilayah sekitar 160.000 hektar, lebih dari 1.000 orang petugas pemadam kebakaran telah diturunkan.

Petugas pemadam kebakaran Kaya Rexach, yang telah bekerja 12 jam sejak Selasa, kepada kepada kantor berita AP, menggambarkan kebakaran itu "seperti neraka".

"Saya membayangkan bom nuklir meledak," katanya. "Ada api di mana-mana..."

Jasad tewas ditemukan

Sedikitnya 257 rumah hangus terbakar dan 32.000 orang meninggalkan rumahnya.

Sejumlah orang yang kehilangan rumahnya, dilaporkan kembali ke bekas rumahnya.

Hal ini dilakukan mereka setelah petugas menyelesaikan proses evakuasi untuk memastikan apakah dana korban tewas di reruntuhan lokasi perumahan yang ludes terbakar.

Tetapi sebagian korban memilih tinggal di penampungan, karena seorang pejabat setempat mengatakan masih dibutuhkan beberapa hari untuk memulihkan layanan gas dan listrik.

Pada Selasa lalu, sekitar 32.000 orang terpaksa meninggalkan rumah akibat amukan api yang terus menyebar di sebuah wilayah di Colorado.

"Pikiran saya menerawang... hilang sudah kenangan indah dari rumah itu... ini kehilangan yang tak dapat tergantikan."

Ribka Largent, warga Colorado

Pejabat kepolisian setempat, Pete Carey mengatakan, pihaknya telah menemukan dua jasad yang tewas terbakar di reruntuhan rumah.

Sejauh ini petugas pertolongan masih berusaha mencari sedikitnya 10 orang yang masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, pihak berwenang telah menginformasikan kondisi rumah para warga pada Kamis kemarin, setelah mereka melihatnya dari foto-foto yang diambil dari satelit udara.

Seorang warga tidak dapat menutupi rasa pilu ketika mengetahui rumahnya hangus menjadi abu.

"Pikiran saya menerawang... hilang sudah kenangan indah dari rumah itu... ini kehilangan yang tak dapat tergantikan," kata Ribka Largent kepada kantor berita AP.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.