BBC navigation

Pemantau PBB desak evakuasi di Homs

Terbaru  18 Juni 2012 - 07:57 WIB
Homs

Serangan terjadi di kota Homs yang dikepung oleh 30 ribu tentara.

Kepala pemantau PBB di Suriah mendesak untuk kelompok yang berperang untuk mengijinkan evakuasi perempuan, anak-anak, orangtua dan orang yang terluka dari zona konflik.

Jenderal Robert Mood juga mengakui bahwa upaya untuk mengevakuasi warga sipil dari Kota Homs yang dikepung selama satu pekan ini, tidak berhasil.

Serangan besar-besaran oleh pasukan pemerintah dilaporkan terjadi di Homs.

Organisasi pemantau HAM yang berbasis di Inggris mengatakan lebih dari 1.000 keluarga di Homs harus dievakuasi.

Pemantau mengatakan setidaknya satu orang tewas dalam serangan Minggu (17/6) di distrik Khalidiyeh, dan 10 orang lainnya tewas di sejumlah wilayah lain di Suriah.

Dalam pernyataannya, Jenderal Mood, yang merupakan pemimpin UNSMIS mengatakan kedua pihak yang bertikai yaitu pasukan Presiden Bashar al-Assad dan pemberontak harus mempertimbangkan kembali posisi mereka dan mengijinkan perempuan, anak-anak dan lansia serta korban luka untuk meninggalkan zona konflik, tanpa syarat dan memastikan keselamatan mereka.

"Permintaan ini ditujukan kepada dua pihak untuk menghormati dan melindungi warga Suriah," kata Jenderal yang berasal dari Norwegia itu.

Permintaan Jenderal Mood diajukan sehari setelah dia mengatakan pemantau PBB menghentikan operasi di Suriah karena meningkatknya kekerasan di negara itu.

Gencatan senjata

Misi yang beranggotakan 298 tentara pemantau dan 112 staf sipil berada di Suriah untuk memverifikasi pelaksanaan rencana perdamaian, yang digagas oleh utusan khusus PBB-Liga Arab Kofi Annan.

Gencatan senjata termasuk salah satu poin dalam rencana perdamaian tersebut.

Sementara itu, Dewan Nasional Oposisi Suriah SNC memperingatkan adanya pembunuhan massal di Homs yang tengah dikepung oleh 30.000 tentara dan milisi pro rezim.

Dalam video yang diunggah ke internet oleh aktivis di Kota al-Bayada dan distrik Ghouta menunjukan bangunan dan kendaraan yang rusak akibat serangan selama beberapa hari.

SNC meminta kepada Dewan Keamanan PBB untuk memaksakan implementasi rencana Annan.

Anggota tetap Dewan Keamanan PBB akan mempertimbangkan langkah lanjutan bagi misi pemantauan di Suriah.

Pemerintah Suriah berulang kali menyatakan mendukung penuh rencana Annan, dan menyalahkan teroris dan pendukungnya sebagai penyebab meningkatkan kekerasan di negara itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.