Menhan: AS kehilangan kesabaran dengan Pakistan

Terbaru  7 Juni 2012 - 18:27 WIB

Menteri Pertahanan Leon Panetta lugas menyuarakan kritik atas Pakistan

Washington kehilangan kesabaran dengan Pakistan karena negara itu diduga menjadi tempat persembunyian yang aman bagi militan Taliban, kata Menteri Pertahanan AS Leon Panetta.

Dalam kunjungan mendadak ke Kabul, ia mengatakan Islamabad harus bertindak keras terhadap jaringan militan Haqqani, yang menyerang pasukan Nato di Afghanistan.

Panetta tiba di kota itu satu hari pasca serangan mematikan di Afghanistan selatan untuk membahas eskalasi serangan militan.

Pakistan menyangkal tuduhan bahwa mereka memberikan perlindungan bagi kelompok-kelompok militan.

"Kami sudah mencapai batas akhir kesabaran di sini," kata Panetta sesudah pembicaraan dengan menteri pertahanan Afghanistan.

Ia secara spesifik menyebut jaringan militan Haqqani, yang diyakini berbasis di wilayah barat laut Pakistan, dan dituduh sebagai pelaku berbagai serangan nekad di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir.

Panetta berada di Kabul untuk berbicara dengan para pimpinan militer di tengah meningkatnya serangan kelompok pemberontak.

Pada hari Rabu (06/06) serangan bom bunuh diri menewaskan lebih dari 20 orang warga sipil di dekat markas Nato di Kandahar dan pejabat Afghanistan mengatakan 18 warga sipil tewas dalam serangan udara Nato di provinsi Logar.

'Bertambah tegang'

Selama bertahun-tahun Washington mendesak Islamabad untuk mengatasi militan di wilayah mereka, terutama jaringan Haqqani.

Hubungan antara Washington dan Islamabad bertambah tegang menyusul serangan AS ke Pakistan untuk membunuh Osama bin Laden Mei tahun lalu.

Ketegangan juga terjadi karena serangan-serangan pesawat tempur AS ke Pakistan dan penolakan Islamabad untuk membuka kembali rute logistik Nato ke Afghanistan yang ditutup November lalu setelah 24 tentaranya tewas dalam serangan udara Nato.

Para analis mengatakan bahwa kerja sama Pakistan sangat penting saat Nato berusaha menstabilkan Afghanistan sebelum pasukan asing meninggalkan negara itu di akhir 2014.

Tetapi September tahun lalu kepala staf gabungan Laksamana Mike Mullen mengatakan bahwa jaringan Haqqani "bertindak sebagai lengan yang bisa dipercaya dari Badan Intelijen Antar Lembaga Pakistan."

Panetta mengatakan ia khawatir dengan serangan-serangan militan di Afghanistan akhir-akhir ini.

Berbicara pada pasukan yang berkumpul di bandara Kabul, Panetta mengatakan bahwa, "Kami bertanggung jawab untuk membela diri kami sendiri dan... kami harus memberikan tekanan pada Pakistan untuk melakukan hal yang sama."

Kunjungannya dilaksanakan di akhir perjalanan sepekan ke Asia untuk menjelaskan strategi militer baru AS yaitu mengalihkan fokus ke wilayah Asia Pasifik.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.