Serangan NATO tewaskan satu keluarga Afghanistan

Terbaru  27 Mei 2012 - 14:48 WIB
Provinsi Paktia

Seranan udara koalisi di Provinsi Paktia tewaskan delapan warga sipil.

Sejumlah pejabat Afghanistan pada Minggu (27/5) mengatakan sebuah serangan udara pasukan koalisi NATO pimpinan Amerika Serikat telah menewaskan delapan orang anggota sebuah keluarga di Afghanistan Timur.

Pasukan koalisi menyadari adanya insiden serangan yang dilakukan hari Sabtu itu dan segera melakukan investigasi atas tragedi di Provinsi Paktia itu.

"Para petinggi koalisi saat ini tengah melakukan investigasi dan tengah mengumpulkan informasi," demikian pernyataan resmi pasukan koalisi.

Sementara itu, juru bicara pemerintah Provinsi Paktia Rohullah Samon mengatakan Mohammad Shafi, istri dan keenam anak mereka tewas dalam serangan yang terjadi pada pukul 20.00 waktu setempat di Desa Suri Khail itu.

"Shafi bukan Taliban. Dia hanya anggota kelompok oposisi yang menentang berseberangan dengan pemerintah. Dia hanya orang desa biasa," kata Samon.

"Saat ini kami sedang bekerja untuk mengetahui usia anak-anak Shafi dan mencari tahu jenis kelamin anak-anak itu," tambah dia.

Peringatan Karzai

"Jika nyawa warga Afghanistan tidak aman, maka kesepakatan kerjasama strategis tidak ada maknanya."

Hamid Karzai

Awal bulan ini Presiden Afghanistan Hamid Karzai memperingatkan korban warga sipil yang disebabkkan operasi NATO akan menumbuhkan rasa tidak percaya terhadap pasukan koalisi.

"Jika nyawa warga Afghanistan tidak aman, maka kesepakatan kerjasama strategis tidak ada maknanya," kata Karzai awal bulan ini.

Peringatan Karzai ini muncul setelah 18 warga sipil tewas dalam serangan udara koalisi di Provinsi Logar, Kapisa, Badghis dan Helmand.

Tahun lalu menjadi tahun dengan jumlah warga sipil Afghanistan yang tewas selama perang Afghanistan berkobar.

Sebanyak 3.021 orang warga sipil tewas akibat serangan bom bunuh diri dan bom pinggir jalan. Demikian laporan PBB terbaru soal korban tewas dalam perang Afghanistan.

Menurut data PBB 77 persen kematian warga sipil diakibatkan serangan pemberontak, 14 persen akibat serangan pasukan koalisi dan sembilan persen oleh sebab yang tidak diketahui.

Sementara itu, sepanjang Mei 2012 sudah 34 anggota pasukan koalisi tewas di Afghanistan dan menambah jumlah tentara asing yang tewas menjadi 166 di tahun 2012 ini.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.