BBC navigation

Australia dan Afsel bangun teleskop terbesar

Terbaru  25 Mei 2012 - 21:22 WIB
teleskop

Teleskop SKA akan menjawab pertanyaan tentang misteri alam semesta.

Australia dan Afrika Selatan dipilih menjadi lokasi pembangunan teleskop radio paling besar di dunia.

"Kami memutuskan untuk membangun teleskop ini di dua lokasi," kata John Womersley dari Square Kilometre Array (SKA), konsorsium yang akan membangun teleskop tersebut.

Womersley berbicara di Amsterdam, Belanda, hari Jumat (25/5), setelah memimpin pertemuan yang antara lain membahas lokasi pembangunan teleskop.

"Kami akan membangun fasilitas di Australia dan Afrika Selatan dan bersama-sama mereka kami mendirikan observatorium global," paparnya.

Tadinya Afrika Selatan dan Australia bersaing mendapatkan kontrak proyek pembangunan teleskop dari SKA senilai US$2 miliar.

Beberapa kalangan mengatakan penunjukan kedua negara ini dipastikan akan meningkatkan biaya proyek.

Misteri alam semesta

"Kami akan membangun fasilitas di Australia dan Afrika Selatan dan bersama-sama mereka kami mendirikan observatorium global."

John Womersley

Teleskop SKA ini nantinya 50 kali lebih kuat dari teleskop radio terbaik saat ini.

Para ilmuwan berharap teleskop SKA akan bisa memberikan penjelasan atas pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang alam semesta, di antaranya kapan alam semesta lahir, mengapa terus berkembang, dan apakah ada kehidupan lain di luar Planet Bumi.

Teleskop SKA juga akan memetakan secara akurat posisi miliaran galaksi terdekat dari Bumi.

Dari ini diharapkan akan terkuat misteri 'dark energy' tekanan misterius yang menyebabkan alam semesta mengembang dalam kecepatan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Fasilitas di Australia dibangun di Boolardy, di Australia barat. Bagian lain dari teleskop Australia berada di Selandia Baru.

Afrika Selatan sementara itu memilih untuk menempatkan fasilitas teleskop di kawasan Karoo.

Dari sini, para petugas bisa mengontrol sejumlah teleskop lain di selatan dan timur Afrika, termasuk Ghana.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.