BBC navigation

Polisi Mesir dipenjara karena kerusuhan 2011

Terbaru  22 Mei 2012 - 22:21 WIB
Unjuk rasa di Mesir

Polisi anti huru hara Mesir dikerahkan dalam unjuk rasa baru-baru ini di Kairo.

Lima polisi Mesir dihukum penjara 10 tahun secara in absentia karena peranan mereka dalam kematian para pengunjuk rasa selama kerusuhan 2011 yang berujung pada jatuhnya mantan presiden Husni Mubarak.

Dua polisi dikenakan hukuman percobaan dan 10 lainnya dibebaskan.

Polisi disalahkan karena menggunakan kekerasan berlebihan selama kerusuhan bulan Januari 2011.

Namun inilah untuk pertama kalinya polisi dijatuhi hukuman atas peranan mereka dalam upaya membubarkan demonstrasi besar itu.

Hari Kamis lalu, 14 polisi dibebaskan atas dakwaan yang sama. Langkah ini menyebabkan marahnya keluarga korban dan para pegiat.

Wartawan BBC Yolanda Knell di Kairo mengatakan polisi tidak lagi dihargai dan ditakuti seperti sebelumnya.

Putusan Mubarak tanggal 2 Juni

Husni Mubarak

Mantan Presiden Husni Mubarak sedang menghadapi proses pengadilan.

Knell juga mengatakan sejumlah kalangan di Mesir meragukan waktu keputusan pengadilan ini.

Hukuman ini dijatuhkan sehari sebelum rakyat Mesir melakukan pemilihan presiden pertama sejak unjuk rasa tahun lalu, yang berhasil menjatuhkan Presien Husni Mubarak.

Para saksi mata mengatakan polisi melepaskan tembakan dengan peluru tajam, peluru karet, serta gas air mata selama kerusuhan yang menyebabkan lebih dari 850 orang meninggal.

Mubarak sendiri saat ini tengah dalam proses pengadilan dan pengadilan akan menjatuhkan putusan pada tanggal 2 Juni.

Mubarak menghadapi dakwaan memerintahkan penembakan para pengunjuk rasa. Ia menyanggah dakwaan itu namun dapat menghadapi hukuman mati bila dinyatakan bersalah.

Mantan Menteri Dalam Negeri, Habib al-Adly, dan enam pejabat polisi yang juga diadili juga menyanggah mengeluarkan perintah menggunakan peluru tajam.

Jaksa penuntut Mustafa Suleiman mengatakan tidak mungkin bila Mubarak tidak mengeluarkan perintah agar polisi melepaskan tembakan ke arah demonstran.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.