BBC navigation

Presiden Korea Selatan tiba di Burma

Terbaru  14 Mei 2012 - 18:49 WIB
Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak

Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak juga akan mengunjungi mausoleum tempat serangan.

Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak tiba di Burma, kunjungan pertama pemimpin Korsel sejak serangan bom 29 tahun lalu.

Serangan agen-agen Korea Utara, dalam kunjungan mantan presiden Chun Doo-hwan ke Rangoon tahun 1983 menewaskan 21 orang.

Lee tiba di ibukota Nay Pyi Taw dan akan bertemu dengan Presiden Burma Thein Sein dan para pejabat tinggi untuk membicarakan kerja sama ekonomi, kata para pejabat.

Lee berkunjung ke Burma dari Beijing dan bertemu dengan pemimpin Cina dan Jepang dalam pertemuan trilateral.

Ketegangan dengan Korea Utara menyusul peluncuran roket yang gagal bulan lalu dibicarakan dalam pertemuan tahunan tiga negara hari Minggu (13/05).

Pertemuan di Beijing itu dilakukan di tengah spekulasi bahwa Pyongyang merencanakan uji coba nuklir ketiga.

Lee Myung-bak adalah salah satu dari sejumlah pemimpin dunia dan diplomat yang mengunjungi Burma sejak negara itu melakukan reformasi politik menyusul transisi dari kekuasaan militer ke sipil.

Korea Selatan ingin mengembangkan hubungan ekonomi dengan negara-negara di kawasan, kata wartawan BBC di Seoul, Lucy Williamson.

Namun para pejabat yang ikut dalam lawatan ke Burma ini mengatakan kunjungan itu penting dari sisi diplomasi.

Kunjungan ke mausoleum

Tujuh belas pejabat Korea Selatan, termasuk anggota kabinet dan parlemen, dan empat warga Burma tewas dalam serangan tahun 1983, yang terjadi pada saat Chun berkunjung ke mausoleum di Rangoon.

Chun selamat dari serangan itu karena mobilnya terhambat kemacetan lalu lintas sehingga dia terlambat untuk acara peletakan bunga untuk pahlawan kemerdekaan Burma, Jendral Aung San.

Tiga tersangka asal Korea Utara diidentifikasi saat itu namun salah seorang di antaranya tewas saat ditahan. Dua lainnya mengaku dan dipenjara seumur hidup.

Burma memutus hubungan diplomatik dengan Korea Utara tahun 1983 namun memulihkan kembali tahun 2007.

Walaupun kunjungan Lee akan dipusatkan pada peningkatan perdagangan, sejumlah kalangan memperkirakan ia juga dapat mengangkat isu hubungan militer Burma dengan Korea Utara.

Para pejabat Korea Selatan menyatakan keprihatinan bahwa Burma dapat bekerja sama dengan Korea Utara untuk mengembangkan rudal nuklir.

Lee akan melakukan jamuan makan malam dengan Presiden Thein Sein dan berkunjung ke Rangoon, hari Selasa (15/05) untuk mengunjungi mausoleum.

Ia juga akan bertemu dengan putri Jendral Aung San, pemimpin prodemokrasi Aung San Suu Kyi.

Suu Kyi memimpin partainya dan meraih 43 kursi di parlemen dalam pemilihan sela bulan lalu.

Penjagaan diperketat selama kunjungan Lee ini, khususnya di tempat penyerangan tahun 1983.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.