BBC navigation

Konvoi PBB di Deraa, Suriah diserang

Terbaru  9 Mei 2012 - 18:36 WIB
Pengawas PBB di Suriah

Kekerasan tetap terjadi di Suriah walaupun 30 pengawas PBB telah didatangkan.

Satu bom menghantam truk militer Suriah yang mengawal konvoi pengawas PBB di dekat kota Deraa, melukai paling tidak enam tentara.

Kepala tim PBB, Mayor Jendral Robert Mood, juga berada di konvoi namun tidak seorang pun pengawas PBB yang cedera.

Satu laporan menyebutkan jendela truk militer itu hancur.

Para pengawas berada di Suriah sebagai bagian dari rencana perdamaian PBB-Liga Arab yang mulai dikerahkan bulan lalu.

Saat ini terdapat 30 pengawas PBB di Suriah namun kehadiran mereka tidak berpengaruh untuk mengurangi kekerasan.

Deraa adalah tempat dimulai pemberontakan terhadap pemerintah Presiden Bashar al-Assad Maret tahun lalu.

Seorang wartawan kantor berita Associated Press yang ikut dalam konvoi PBB mengatakan ledakan yang menghancurkan kaca jendela menyebabkan kepulan asap hitam. Tidak jelas siapa yang berada di balik pemboman itu.

Kekerasan meningkat

Sementara itu, wartawan BBC Lyse Doucet yang berada di kota Homs, mengatakan penembakan terus terjadi walaupun ada gencatan senjata antara pemerntah dan pasukan oposisi.

Lyse Doucet mengatakan ia melihat pengawas PBB berpatroli di kota itu namun daerah itu kosong.

Dalam perkembangan lain, utusan PBB untuk Timur Tengah Terje Roed-Larsen mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa senjata diselundupkan keluar masuk Lebanon dan Suriah.

Hari Selasa (08/05), utusan PBB-Liga Arab, Kofi Annan mengatakan kepada DK PBB rencana perdamaiannya merupakan "peluang terkhir untuk mencegah perang saudara" di Suriah.

Annan juga mengangkat kekerasan yang terus berlangsung.

Ia menyatakan khawatir atas terjadinya penyiksaan, penahanan massal dan pelanggaran hak asasi lain yang "terus meningkat."

Ia juga mengatakan kepada DK PBB bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad bertanggung jawab untuk mengakhiri operasi militer.

PBB mengatakan paling tidak 9.000 orang tewas sejak unjuk rasa prodemokrasi pecah bulam Maret 2011.

Bulan Februari lalu, pemerintah Suriah mengatakan jumlah korban tewas 3.838 -2.493 warga sipil dan 1.345 tentara.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.