Prancis gelar pemilu presiden putaran kedua

Terbaru  6 Mei 2012 - 14:16 WIB

debat presiden prancis

Hollande dan Sarkozy terlibat dalam acara debat di televisi yang disaksikan 17,9 juta warga Prancis.

Prancis pada Minggu (06/05) ini bersiap menggelar pemilu presiden babak kedua yang menampilkan dua kandidat, yaitu Francois Hollande dari kubu sosialis dan Presiden Nicolas Sarkozy dari kubu konservatif.

Dalam pemilu presiden babak pertama, Francois Hollande mampu meraup suara 28,6% dan mengungguli Nicolas Sarkozy yang memperoleh 26,2 %.

Posisi ini membuat Hollande cukup diunggulkan untuk memenangkan pemilu kali ini.

Selain itu Hollande juga didukung oleh kandidat dari kelompok tengah Francois Bayrou yang pada pemilu putaran pertama berlangsung berhasil merengkuh 9,1% suara.

Dukungan Bayrou kemungkinan akan mendorong pendukungnya untuk mengalihkan suaranya kepada Hollande pada pemilu putaran kedua kali ini.

Selain Bayrou, Hollande mendapat dukungan dari kandidat lain yang juga telah tersisih di putaran pertama Jean-Luc Melenchon dari kelompok kiri.

Melencheon dalam putaran pertama berhasil menghimpun 11 persen suara dan tentu sangat berarti jika pendukungnya mengalihkan pilihan pada Hollande.

Sementara Sarkozy sebenarnya mengharapkan suara tambahan dari para pendukung kanan jauh Marine Le Pen, tetapi Le Pen telah mengaku memilih untuk mengosongkan surat suaranya daripada harus mendukung Sarkozy atau pesaingnya.

Le Pen, yang menarik dukungan sebanyak 6,4 juta suara di putaran pertama mengatakan bahwa pemilu telah berakhir mengingat Sarkozy sudah ''terpukul sejak lama''.

Hollande diunggulkan

Dalam sejumlah kesempatan kampanye kedua kandidat terus berupaya meyakinkan warga Prancis bahwa program mereka akan mampu mengatasi sejumlah persoalan pokok saat ini seperti pengangguran dan krisis eropa.

Sarkozy menjanjikan akan mereduksi defisit anggaran Prancis yang sangat besar dan mengenakan pajak bagi warga Prancis yang tinggal di luar negeri karena enggan membayar pajak dalam negeri.

Sedang Hollande menjanjikan untuk menaikkan pajak atas perusahaan-perusahaan besar dan warga yang berpenghasilan di atas satu juta euro per tahun.

Dia juga berjanji akan meningkatkan upah minimum, mengangkat 60.000 guru baru dan mengurangi usia pensiun dari 62 ke 60 tahun untuk beberapa sektor.

Hari Rabu lalu mereka dihadirkan dalam acara debat di televisi dan diperkirakan ditonton oleh 17,9 juta warga Prancis.

Mereka diberikan kesempatan untuk kampanye hingga hari Jumat kemarin dan hasilnya pada jajak pendapat terakhir menunjukkan Hollande masih unggul sekitar 6% atas Sarkozy.

Jika dalam pemilu kali ini Hollande terpilih sebagai presiden maka dia akan menjadi presiden Prancis pertama dari kubu sayap kiri sejak Francois Mitterand.

Pemungutan suara pemilu Presiden Prancis putaran kedua hari ini rencananya akan mulai digelar pada pukul 08.00-18.00 waktu wilayah Prancis daratan dan Corsica.

Setelah pemilu presiden kali ini berakhir, Prancis akan menggelar pemilu parlemen pada bulan Juni mendatang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.