BBC navigation

Prancis gelar pemilu Presiden

Terbaru  22 April 2012 - 10:38 WIB
sarkozy_hollande

Sarkozy dan Hollande diperkirakan akan bersaing ketat dalam pemilu Presiden kali ini.

Prancis bersiap menggelar pemilihan presiden pada hari Minggu (22/04) di tengah kondisi krisis ekonomi Eropa dan tingginya angka pengangguran.

Calon incumbent dari kelompok Kanan Tengah, Nicholas Sarkozy akan berusaha menarik simpati warga Prancis untuk bisa terpilih kembali dalam pemilu presiden kali ini.

Sarkozy dalam beberapa kali kesempatan mengatakan hanya dia yang mampu mempertahankan kondisi Prancis yang kuat.

Namun upaya Sarkozy untuk kembali terpilih dalam pemilu kali ini tidak akan mudah, dia akan mendapatkan perlawanan kuat dari kubu Sosialis yang diwakili oleh Francois Hollande.

Hollande mengatakan dalam kampanyenya bahwa saat ini waktunya kelompok kiri menjalankan pemerintahan Prancis.

Pemilu kali ini menghadirkan sepuluh kandidat, proses pemilu akan berlanjut ke putaran kedua pada 6 Mei jika dalam pemilihan putaran pertama tidak ada satu kandidat pun yang memperoleh suara lebih dari 50 persen.

Rancananya hasil resmi akan dikeluarkan setelah tempat pemilihan terakhir tutup pada pukul 20.00 waktu setempat.

Janji kandidat

Dua calon yang diperkirakan akan bersaing ketat Francois Hollande dan Nicholas Sarkozy telah menawarkan sejumlah paket yang menurut mereka bisa menyelesaikan persoalan ekonomi Perancis saat ini.

Sarkozy misalnya menjanjikan akan mengurangi defisit anggaran negara itu dan mengancam keluar dari zona bebas paspor Schengen kecuali anggota lain berbuat lebih banyak untuk mencegah arus imigran dari negara-negara non-Eropa.

warga prancis

Warga Prancis menginginkan perbaikan upah, pajak dan pengangguran

Sementara Hollande menjanjikan untuk menaikan pajak bagi perusahaan besar dan warga yang mempunyai pendapatan sebesar 1 juta euro pertahun.

Hollande juga berkeinginan untuk menaikan upah minimum, memperkerjakan lebih dari 60 ribu guru dan menurunkan usia pensiun dari 62 menjadi 60 tahun kepada sejumlah kelompok pekerja.

Jika Hollande terpilih dalam pemilu kali ini maka dia akan menjadi persiden pertama dari kelompok sayap kiri setelah Francois Mitterrand yang pernah memerintah pada periode antara 1981 hingga 1995.

Sementara itu calon lain dari kelompok sayap kanan, Marine Le Pen mendobrak dengan gagasan anti-imigrannya

Warga Prancis sejauh ini memang melihat ada empat hal yang menjadi perhatian mereka yaitu persoalan upah, pensiun, pajak dan pengangguran.

Setelah pemilu presiden, Prancis rencananya akan menggelar pemilu parlemen pada bulan Juni mendatang.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.