Penyebab kecelakaan pesawat diselidiki

Terbaru  21 April 2012 - 15:21 WIB
Rongsokan pesawat

Rongsokan pesawat ditemukan menyebar di sejumlah wilayah di dekat Islamabad.

Penyelidik kecelakaan pesawat menyisir rongsokan pesawat yang mengalami kecelakaan dekat ibukota Pakistan, Islamabad yang menewaskan 127 orang penumpang.

Tim penyelamat masih terus mencari jenazah korban dan juga kotak hitam yang berisi data rekaman penerbangan pesawat, kata pejabat.

Menteri Dalam Negeri Rehman Malik mengatakan bahwa Farooq Bhoja, pemimpin Bhoja Air, dilarang ke luar negeri selama penyelidikan berlangsung.

"Ada yang menyebut pesawat ini sangat tua, jadi telah diperintahkan untuk menyelidiki pesawat milik Bhoja Air," kata Malik.

"Penyebab akan diselidiki, apakah itu karena masalah di pesawat, halilintar, cuaca buruk atau faktor lain yang menyebabkan banyaknya korban."

Pesawat Boeing 737 milik maskapai Bhoja Air, terbang dari Karachi dan mengalami kecelakaan ketika akan mendarat di bandara di tengah badai.

Pesawat jatuh di desa Hussain Abad dekat dengan Islamabad pada Jumat malam, dan rongsokannya menyebar kesejumlah wilayah.

Sejauh ini belum ada laporan penduduk desa menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Pejabat Pakistan Kapten Arshad Mahmood mengatakan badai besar terjadi ketika pesawat akan mendarat.

Pakistan

Keluarga korban berkumpul di bandara Karachi dan Islamabad untuk mengetahui perkembangan.

"Cuaca sangat buruk. Pilot kehilangan kontrol dan (pesawat) jatuh ke tanah. Pesawat terlontar dan meledak dan jatuh terbakar," kata dia.

Wartawan BBC di Islamabad Aleem Maqbool mengatakan sejumlah orang juga dimintai keterangan mengenai usia pesawat dan peraturan sistem keamanan penerbangan Pakistan.

Korban anak-anak

Para korban disebutkan terdiri dari 11 anak-anak dan juga pasangan pengantin baru.

Sejumlah keluarga penumpang terlah berkumpul di bandara Karachi dan Islamabad.

Seorang pejabat maskapai Bhoja Air di Karachi mengatakan menerbangkan salah satu dari anggota keluarga penumpang ke ibukota.

Bhoja Air merupakan maskapai penerbangan kecil yang beroperasi sejak 10 tahun lalu, dan sempat tutup karena kesulitan keuangan.

Perusahaan penerbangan itu dibuka kembali, baru-baru ini.

Pada Juli 2010, sebuah pesawat Airbus A321 mengalami kecelakaan ketika akan mendarat di Islamabad, menewaskan seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 152 orang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.