AS tenggelamkan 'kapal hantu' tsunami Jepang

Terbaru  6 April 2012 - 14:27 WIB
ghost ship, japan, canada

'Kapal hantu' Jepang berbahaya bagi kapal lain

Satuan pengawas pantai AS menggunakan meriam untuk menenggelamkan kapal tak berawak yang terseret arus dari Jepang hingga ke Alaska akibat gelombang tsunami pada 2011.

Sebelumnya pengawas pantai mengatakan mereka akan menunda kapal Ryou-un Maru sesudah kapal nelayan Kanada mengklaim memiliki hak untuk menyelamatkan kapal tersebut.

Namun seorang pejabat Kanada belakangan mengatakan Bernice C tidak mampu menarik "kapal hantu" Jepang sepanjang 61 meter itu.

Kapal itu tidak memiliki lampu atau tenaga dan dapat membahayakan kapal-kapal lain.

Pemilik kapal menolak

Ryou-Un Maru pertama kali terlihat di perairan British Columbia Kanada pada 23 Maret.

Kapal tersebut bergerak dengan kecepatan 1 km/jam di koridor transportasi maritim yang memisahkan perairan AS dan Kanada.

Kip Wadlow dari satuan pengawas pantai AS mengatakan pada kantor berita AP bahwa kapal itu tembakan meriam berhasil meledakkan dan menenggelamkan kapal itu.

Awak pesawat Hercules C-130 ikut serta dalam operasi tersebut, dengan menyiarkan kepada marinir dan pengawas lalu lintas udara untuk memperingatkan mereka dan membantu membersihkan wilayah sekitar lokasi sebelum ledakan dimulai.

Wadlow mengatakan jika kapal itu ditarik ke tepi, biayanya terlalu mahal dan jika menurunkan petugas untuk menginspeksi kapal bahayanya terlalu besar.

Kapal itu kemungkinan membawa 7.500 liter bahan bakar solar.

Ryou-Un Maru, berdasarkan pelacakan, berasal dari pulau Hokkaido.

Senator Alaska Mark Begich mengatakan pemilik kapal telah dihubungi, tetapi ia tidak menginginkan kapal itu kembali.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.