Tersangka penembak kampus dijerat pasal berlapis

Terbaru  5 April 2012 - 11:32 WIB
One Goh

Tersangka penembakan Oakland, One Goh, diketahui tidak bisa mengendalikan amarah.

Tersangka pelaku penembakan brutal di kampus Universitas Oikos, Oakland, AS, Senin (3/4) dijerat tujuh pasal pembunuhan dan tiga pasal percobaan pembunuhan.

One Goh (43) secara tiba-tiba memberondongkan senjatanya ke kampus universitas kecil itu yang menewaskan tujuh orang dan mencederai tiga orang lainnya.

Berdasarkan dokumen pengadilan, Goh mengaku kepada polisi bahwa dia memang membawa pistol kaliber 45 dan empat magazin amunisi saat memasuki universitas itu.

Goh yang juga mantan mahasiswa di kampus itu tidak mengajukan pembelaan atas tuduhan yang dijatuhkan kepadanya.

Polisi menangkap Goh di sebuah supermarket dekat kota Alameda, satu jam setelah insiden penembakan itu.

Polisi mengatakan Goh menyadari tembakannya mengenai banyak orang dan memutuskan kabur dari tempat itu.

Mudah marah

Sejumlah petinggi kampus mengatakan Goh dikeluarkan karena dia tidak bisa mengendalikan amarahnya.

Namun, seorang petugas lain mengatakan pihak kampus mengeluarkan Goh dan laki-laki itu berulang kali minta uangnya dikembalikan.

Direktur Program Studi Perawatan Ellen Cervellon mengatakan Goh pernah bercerita kepadanya bahwa dia kerap dilecehkan teman-teman kuliahnya.

Polisi meyakini sebenarnya target utama Goh adalah Ellen Cervellon.

"Setelah berbicara pada beberapa mahasiswa, saya rasa dia mengincar saya," kata Cervellon seperti dikutip AP.

"Saya kini menanggung beban di pundak saya dan saya tak tahu harus berbuat apa," tambah dia.

Goh diketahui pernah tinggal di Virginia dan dari catatan keuangannya diketahui dia memiliki utang beberapa puluh ribu dolar.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.