Serangan bom digagalkan di Afghanistan

Terbaru  27 Maret 2012 - 17:58 WIB
kandahar

Pasukan NATO pimpinan Amerika di Afghanistan belakangan meningkatkan kesiagaan.

Sebanyak 16 orang ditangkap di ibukota Afghanistan, Kabul dengan tuduhan merencanakan serangan bom bunuh diri massal.

Pejabat-pejabat intelejen mengatakan kepada BBC bahwa 11 jaket bom bunuh diri disita dari Kementerian Pertahanan.

Dikatakan bahwa serangan bom bunuh diri itu akan menimbulkan jatuh korban besar-besaran kalau sampai terjadi.

Beberapa di antara mereka yang ditangkap dilaporkan sebagai anggota tentara nasional Afghanistan.

Jaket-jaket itu disita Senin siang (26/3) dari tiga kamar terpisah di seputar lapangan parkir Kementerian Pertahanan, kurang dari satu kilometer dari istana kepresidenan.

Enam tentara Afghanistan ditangkap dengan berbagai laporan menyebutkan mereka sedang mempersiapkan diri untuk melakukan serangan.

Jaket bom itu sepertinya dipersiapkan untuk meledakkan bus-bus yang membawa pegawai dari dan ke tempat kerja.

Sebelas bus membawa 1.100 personel dijadwalkan akan berangkat dalam waktu 45 menit ketika penangkapan dilakukan.

Sepuluh lainnya ditangkap hari Selasa (27/3) dan penangkapan lebih lanjut kemungkinan akan terjadi dan kantor Kementerian Pertahanan untuk sementara ditutup, demikian pejabat intelejen dan keamanan Afghanistan mengatakan kepada BBC.

Wartawan BBC di Kabul Bilal Sarwary mengatakan serangan oleh anggota tentara nasional yang ''berkhianat'' dan penelusup Taliban telah berlangsung di kepolisian dan militer Afghanistan selama bertahun-tahun.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.