BBC navigation

Jutaan pekerja India bersiap mogok

Terbaru  28 Februari 2012 - 08:04 WIB
Aksi mogok di India

Pekerja India tuntut perbaikan kondisi serta upaya penurunan angka inflasi.

Jutaan pekerja India bersiap menggelar aksi mogok menentang tingginya angka inflasi serta menuntut kondisi kerja lebih layak dan penghentian penjualan perusahaan negara pada pihak swasta.

Aksi mogok ini didukung oleh sebagian besar serikat kerja utama di India juga ribuan serikat kerja kecil yang terdapat di seantero negeri itu.

Perbankan, transportasi, kantor pos dan pelabuhan adalah sektor-sektor yang diperkirakan akan paling parah terkena dampak akibat aksi ini.

Namun layanan di jalur kereta api India diperkirakan tetap berjalan.

Meski angka inflasi di India turun dari 9,1% pada bulan Desember, inflasi tetap tinggi di kisaran 7,5%.

Pertumbuhan bidang keuangan setahun ini akan berakhir pada bulan Maret dan diperkirakan akan bertengger pada titik 7%, lebih rendah dari ramalan sebelumnya di titik 9%.

Pemerintahan Perdana Menteri Manmohan Singh mencoba mengurangi defisit anggaran dengan menjual saham pada sejumlah perusahaan milik negara, hal yang sangat ditentang kalangan serikat kerja.

Tuntutan aksi yang lain adalah ditempuhnya upaya-upaya untuk memotong inflasi, jaminan sosial untuk kalangan pekerja yang tidak tergabung dalam serikat serta ditegakkannya aturan UU tenaga kerja.

Negara bagian seperti Bengal Barat, Tripura dan Kerala, dimana partai komunis punya pengaruh lebih kuat, diperkirakan juga akan menjadi sasaran parah dari aksi ini.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.