BBC navigation

Perundingan nuklir Korut masih lambat

Terbaru  25 Februari 2012 - 15:30 WIB
Glyn Davies

Glyn Davies mengatakan pembicaraan tentang nuklir Korut belum ada terobosan baru.

Pembicaraan sejumlah negara dengan Korea Utara mengenai program nuklir pada Sabtu (25/2) ini, tampaknya belum akan menemukan terobosan baru.

Menurut seorang diplomat AS, pertemuan ini bertujuan untuk memulai kembali perundingan enam negara.

Seperti diberitakan AFP, Koordinator Kebijakan AS untuk Korea Utara, Glyn Davies, mengatakan "jalan masih panjang" sebelum pembicaraan enam negara dimulai kembali.

Davies menyampaikan keterangan di Seoul sebelum pertemuan selama dua hari dengan pejabat Korea Selatan yang akan berdiskusi dengan diplomat Korea Utara di Beijing.

Di Ibukota Cina, dia mengatakan telah melihat "sedikit kemajuan" tetapi bukan terobosan.

Ketika ditanya tentang masa depan dimulainya kembali pembicaraan enam negara, seperti diberitakan oleh kantor berita Yonhap, Davies mengatakan "Kami masih jauh dari hal seperti itu."

Forum yang dipimpin oleh Cina itu, juga melibatkan AS, dua negara Korea, bersama dengan Rusia dan Jepang.

Korea Utara menghentikan pembicaraan enam negara pada April 2009 sebagai protes terhadap 'permusuhan' AS dan negara itu juga melakukan uji coba nuklir yang kedua, yang memicu kecaman internasional dan peningkatan sanksi.

Hasil pertemuan

Fasilitas nuklir Korut

As meminta penghentian pengayaan uranium sebagai syarat perundingan.

Washington telah mencoba upaya perundingan tetapi bersikeras agar Pyongyang mengambil langkah untuk menghentikan fasilitas pengayaan uranium dan menurunkan ketegangan dengan Seoul sebelum memulai pembicaraan dengan sejumlah negara.

Pyongyang mengatakan ingin kembali melakukan pembicaraan dengan enam negara, sekalipun tanpa syarat.

Davies mengatakan akan bertemu dengan mitra Korea Selatan Lim Sung-Nam dan Kim Tae-Hyo, yang merupakan penasehat deputi keamanan nasional Korsel, untuk membahas pertemuan di Beijing dan "berbicara tentang langkah kedepan".

Dia tidak memberikan penjelasan secara rinci mengenai perkembangan dalam pertemuan Kamis dan Jumat dengan utusan veteran nuklir Korea Utara, Kim Kye-Gwan.

Dia akan memberikan keterangan pers pada Sabtu ini.

Pertemuan di Beijing merupakan yang ketiga kalinya sejka Juli lalu, dan sedianya akan dilakukan pada Desember tetapi ditunda karena peristiwa kematian pemimpin Korut Kim Jong-Il dan pergantian kepemimpinan kepada anaknya Jong-Un.

Rencana Kim Jong-Un belum begitu jelas, dan Davies mengatakan di Beijing bahwa Washington dan Pyongyang tidak setuju dengan pertemuan lanjutan.

Cina, merupakan sekutu dekat Korea Utara, dan berulangkali mendesak dimulainya lagi pembicaraan enam negara.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.