Mandela 'stabil' setelah menjalani operasi

Terbaru  25 Februari 2012 - 18:49 WIB
Nelson Mandela

Informasi tentang Mandela akan dirilis setelah laporan diterima Presiden Zuma dan keluarga Mandela.

Mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, dilaporkan dalam kondisi stabil setelah menjalani operasi.

Para pejabat Afsel mengatakan sebelumnya Mandela dilarikan ke rumah sakit pada Jumat malam (24/02) waktu setempat, setelah mengaku ada masalah pada perutnya.

Namun setelah menjalani operasi, juru bicara pemerintah Afsel mengatakan kepada BBC bahwa mantan presiden itu "bersemangat dan baik".

"Saya dapat meyakinkan Anda bahwa mantan presiden tetap bersemangat dan kondisinya baik," kata Mac Maharaj, juru bicara pemerintah kepada BBC.

Tetapi dia mengatakan informasi lebih lanjut tentang kondisi Mandela akan dirilis setelah Presiden Zuma dan keluarga Mandela menerima laporan medis dari dokter.

Maharaj menekankan kembali bahwa kondisi Mandela stabil.

"Ini adalah keluhan lama, tidak diperlukan perhatian darurat," kata Maharaj.

Maharaj tidak bersedia mengkonfirmasi adanya laporan yang menyebut Mandela baru saja menjalani operasi hernia.

Ikon anti-apartheid

Mandela, yang sudah berusia 93 tahun, dikenal sebagai negarawan dan ikon antiaparteid.

Dalam beberapa tahun terakhir kondisi kesehatannya terus menurun.

Pemerintah Afrika Selatan tidak mengumumkan rumah sakit tempat Mandela dirawat, tetapi ada yang mengatakan dia dirawat sebuah rumah sakit militer di Pretoria.

"Saya dapat meyakinkan Anda bahwa mantan presiden tetap bersemangat dan kondisinya baik"

Mac Maharaj, juru bicara Presiden Afsel

Mandela telah kembali ke Johannesburg pada bulan lalu dari tempat peristirahatannya di kawasan pedesaan di wilayah timur negara itu. .

Bulan lalu, dia dirawat di rumah sakit setelah kondisi kesehatannya kembali turun.

Mandela pensiun dari kehidupan publik delapan tahun lalu dan penampilan terakhirnya di depan publik ketika perhelatan Piala Dunia di Afrika Selatan, dua tahun silam.

Peraih Nobel Perdamaian ini dikenal di Afrika Selatan dengan sebutan kehormatan Madiba.

Dia menghabiskan 27 tahun di dalam penjara karena melawan rezim aparteid, sebelum akhirnya dibebaskan pada 1990.

Pada 1994, dia menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan tetapi mengundurkan diri pada 1999 setelah satu periode kekuasaannya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.