BBC navigation

Peringatan satu tahun gempa Cristchurch

Terbaru  22 Februari 2012 - 07:49 WIB
christchurch

Warga Selandia Baru mengheningkan cipta tepat setahun bencana gempa yang menewaskan 185 orang.

Perdana Menteri Selandia Baru memimpin upacara peringatan satu tahun gempa Christchurch yang menewaskan 185 orang.

John Key dalam upacara peringatan mengatakan bahwa gempa berkekuatan 6,3 skala richter ''telah mengubah segalanya'', tetapi tidak menghancurkan semangat kota.

Upacara peringatan berlangsung di seluruh wilayah Selandia Baru, termasuk Auckland, Wanganui dan Wellington.

Gempa yang menghancurkan pusat kota Christchurch tersebut dianggap sebagai bencana alam terburuk dalam 80 tahun terakhir.

PM key mengatakan hari itu sebagai salah satu hari terkelam Selandia Baru.

"Warga berpelukan dibawah selimut, sirene menyalak, dan debu dan asap tebal di udara,'' katanya dalam peringatan di Lapangan Latimer, yang saat gempa terjadi diubah menjadi pusat medis.

Upacara peringatan ini juga dihadiri oleh keluarga korban gempa.

Ribuan warga lainnya diperkirakan menghadiri upacara peringatan ini.

Gempa Christchurch terjadi pada pukul 12:51 waktu setempat pada tanggal 22 Februari 2011.

Upaya pembangunan

Sejumlah daerah sudah tidak memungkinkan untuk dibangun dan ditempati lagi.

Sebelum peringatan, Walikota Christchurch Bob Parker kepada BBC mengatakan bahwa ''tugas besar untuk membangun kembali tengah berlangsung saat ini''.

"Ini adalah pekerjaan yang besar dan akan terus berlanjut,'' katanya tentang upaya pembangunan kembali.

Setelah gempa diyakini lebih dari 10.000 rumah harus dihancurkan dan 100.000 lainnya butuh perbaikan.

"Terkait dengan apa yang sudah kami lakukan, ada ribuan rumah yang masih harus diperiksa,'' kata Parker.

"Ini adalah pekerjaan yang besar dan akan terus berlanjut"

Bob Parker

"Area baru untuk pertumbuhan pemukiman dibuka karena kami menyadari bahwa sejumlah lahan tidak lagi cocok untuk orang hidup di sana. Tidak bisa diperkuat lagi dengan cara bagaimanapun dan kami ingin menjadi kota paling selamat di dunia.''

"Jadi setiap keputusan yang kami buat harus dengan penilaian yang baik terkait dengan lahan yang aman dan bangunan yang aman,'' katanya.

Hampir dua pertiga korban tewas gempa terjadi saat enam lantai bangunan Canterbury Television, CTV, ambruk.

Menewaskan banyak orang dari berbagai negara karena di tempat itu juga terdapat sekolah bahasa.

Sebuah laporan resmi dari Departemen Bangunan dan Perumahan yang dirilis 9 Februari menyebutkan bahwa bangunan tersebut sebenarnya tidak menemui persyaratan ketika dibangun tahun 1986. Tonggak-tonggak bangunan tidak terpasang dengan cukup baja, demikian isi pernyataan tersebut.

Katedral bersejarah juga termasuk bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Setelah gempa, diyakini bahwa warga mulai meninggalkan kota terbesar kedua Selandia Baru tersebut.

Menurut Parket, hanya 10.000 dari 500.000 jumlah warga yang benar meninggalkan kota. Dia melihatnya sebagai ''pemungutan suara kepercayaan terbesar''.

Kota ini sekarang merekrut ribuan pekerja ahli dalam upaya pembangunan sebesar NZ$30 miliar.

Kawasan ini memang sering mengalami gempa kecil, dengan gempa besar yang terjadi pada bulan Juni dan Desember tahun lalu.

Sebelum gempa yang menghancurkan, kawasan ini juga pernah digoyang gempa berkekuatan 7,1 skala richter tetapi tidak menyebabkan kerusakan yang parah.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.