BBC navigation

Burma cabut larangan kampanye

Terbaru  21 Februari 2012 - 14:18 WIB
su kyi

Aung San Suu Kyi sempat dilarang berkampanye di lapangan olahraga.

Pemerintah Burma mencabut larangan kampanye pemilu yang diberlakukan terhadap partai politik pimpinan Aung San Suu Kyi.

Keputusan ini dibuat beberapa jam setelah Liga Nasional untuk Demokrasi, NLD, memprotes dalam sebuah keterangan pers karena dilarang menggunakan salah satu tempat untuk kampanye.

"Ini adalah sebuah perubahan yang sangat signifikan,'' kata juru bicara NLD, Nyan Win keapda kantor berita AFP.

''Kami tetap mengharapkan permainan yang adil,'' tambahnya.

Dalam pemilu sela ini akan memperebutkan 48 kursi parlemen pada tanggal 1 April nanti.

Seorang anggota NLD lainnya kepada Reuters mengatakan bahwa komisi pemilihan, UEC menghubungi partai dan mengatakan bahwa larangan penggunaan lapangan olahraga, yang dipakai untuk mencegah kampanye pada tanggal 14 Februari lalu, telah dicabut.

Sebelumnya, dalam sebuah keterangan pers di Rangoo, NLD memperingatkan bahwa pemilu mungkin tidak akan adil karena adanya pembatasan.

Kepada wartawan, Nyan Win mengatakan partainya telah menghentikan penggunaan tiga lapangan olahraga untuk kampanye.

Pemilu sela ini dipandang sebagai ujian bagi komitmen pemerintah untuk melakukan refromasi.

"Kami tetap mengharapkan permainan yang adil"

Nyan Win

NLD pernah memboikot pemilu Burma pada tahun 2010 tetapi sepakat untuk kembali dalam proses pemilihan setelah pemerintahan yang disokong oleh militer membawa serangkaian reformasi demokratis.

Simbol besar

Meski NLD bisa memenangkan 48 kursi, pemerintah sokongan militer masih akan tetap memegang suara mayoritas di parlemen.

Tetapi wartawan BBC Jonah Fisher di Bangkok melaporkan, kemenangan oposisi akan dilihat sebagai simbol besar.

Meski secara angka tidak signifikan, pelaksanaan pemilu akan melalui jalan yang panjang menuju keputusan apakah sankso Barat ke Burma akan dicabut.

Pemilu 2010 dilangsungkan guna mengganti junta militer dengan pemerintahan sipi yang masih didukung oleh militer.

Sejak saat itu, pemerintahan baru melakukan serangkaian reformasi, menyebabkan NLD kembali ke proses politik.

Negara barat mengatakan bahwa mereka akan menilai perkembangan reformasi dengan kebijakan terkait dengan sanksi.

NLD pernah memenangkan pemilu 1990 silam, tetapi junta militer pada saat itu tidak mengijinkan partai tersebut mengambil alih kekuasaan.

Suu Kyi, peraih Nobel Perdamaian, menjalani tahanan rumah. Dan saat ini kembali ke dunia politik dan mencoba merebut kursi di parlemen.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.