bbc.co.uk navigation

Kecelakaan bus sekolah tewaskan delapan anak Palestina

Terbaru  16 Februari 2012 - 19:07 WIB
Tabrakan bus di Tepi Barat, Israel.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas sudah menyatakan masa berduka selama tiga hari.

Sedikitnya delapan anak Palestina meninggal akibat tabrakan antara bus sekolah dan truk Israel di Tepi Barat, Kamis 16 Februari pagi waktu setempat.

Kepolisian Israel mengatakan bus tersebut sedang membawa sekitar 50 anak dan bebepara di antara mereka masih berusia lima tahun.

Bus tersebut akan menuju ke Ramallah dari sebuah sekolah di Anata, Tepi Barat.

Sekitar 30 lainnya cedera namun jumlah korban jiwa diperkirakan masih akan bertambah. Seluruh korban yang menderita luka sudah mendapat perawatan di rumah sakit.

Petugas rumah sakit di Ramallah mengatakan banyak korban menderita luka bakar.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, sudah menetapkan masa berduka selama tiga hari dengan pengibaran bendera setengah tiang.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga mengungkapkan kesedihan atas insiden tersebut.

Polisi juga menegaskan tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan dalam kecelakaan itu. Supir truk -yang merupakan warga Israel keturunan Arab- kehilangan kendali atas truknya akibat jalanan licin karena hujan lebat.

Wartawan BBC di Jerusalam, Jon Donnison, melaporkan kondisi jalanan di kawasan itu memang amart berbahaya setelah hujan lebat sepanjang jalan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.