Nokia memberhentikan 4.000 karyawan

Terbaru  8 Februari 2012 - 18:30 WIB
nokia

Ponsel pintar Nokia belum bisa bersaing dengan iPhone dan Android.

Nokia akan memberhentikan 4.000 karyawan di Finlandia, Meksiko, dan Hungaria sebagai bagian dari upaya memangkas biaya.

Pengumuman ini dikeluarkan hari Rabu (8/2) ketika perusahaan pembuat telepon genggam tersebut berusaha bertahan di pasar ponsel pintar dunia.

Empat ribu pegawai ini adalah bagian dari dari sekitar 7.000 karyawan di seluruh dunia yang akan di-PHK tahun ini.

Nokia mengatakan mereka memindahkan pabrik dari Eropa ke Asia karena sebagian besar pemasok komponen ponsel Nokia berasal dari benua ini.

Meski demikian pabrik di Meksiko, Hungaria, dan Finlandia, tidak akan ditutup.

"Ketiga pabrik ini nantinya akan dikhususkan untuk membuat ponsel pintar untuk pasar Eropa dan Amerika," kata Niklas Savander dari bagian pemasaran Nokia, kepada kantor berita Associated Press.

Turun 73%

Sejumlah analis mengatakan PHK yang dilakukan Nokia adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari.

"Yang mengejutkan adalah mereka memerlukan waktu yang lama untuk mengambil keputusan tersebut," ujar Steve Brazier, direktur eksekutif perusahaan riset teknologi Canalys, seperti dikutip Reuters.

Nokia mengumumkan penurunan 73% penerimaan pada kuartal keempat 26 Januari lalu, setelah penjualan ponsel pintar dengan sistem operasi Windows gagal menggerogoti dominasi iPhone buatan Apple.

Beberapa kalangan mengatakan di sektor ponsel pintar, Nokia belum bisa unjuk gigi di tengah serbuan ponsel Android, iPhone, dan BlackBerry.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.