
Protes di Suriah mendesak Presiden Assad untuk turun dari jabatannya.
Negara Barat bersiap untuk mendorong resolusi yang tegas untuk menangani krisis Suriah dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB.
Sekjen Liga Arab Nabil al-Arabi akan meminta Dewan mendukung rencana baru Liga untuk meminta Presiden Bashar al-Assad mundur.
Menteri Luar Negeri negara Barat yang mendukung rencana Arab akan mencoba untuk mengatasi ancaman Rusia yang akan memveto semua resolusi.
Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan Suriah akan "mengalahkan kebijakan yang kacau," seperti disampaikan kantor berita milik pemerintah Sana.
"Kami menghargai pernyataan yang datang dari negara-negara yang biasa membuat Timur Tengah sebagai lahan bagi kebodohan dan percobaan yang gagal," kata pejabat setempat.
Rencana yang diusulkan oleh Liga Arab, dan didukung oleh AS, Inggris, dan Prancis meminta Assad untuk menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya yang kemudian melakukan perubahan di pemerintahan.
Moskow mengatakan ini "tidak seimbang" dan akan "membuka peluang untuk intervensi" dalam masalah Suriah.
Gedung putih mengatakan pada Senin, bahwa Assad telah kehilangan kekuasaan di Suriah, dan menambahkan "dia akan pergi".
AS meminta kepada negara-negara lain untuk memutuskan sikap mereka dalam masalah rezim Suriah.
Kekerasan meningkat

Setiap hari dilaporkan korban tewas terus meningkat akibat kekerasan di Suriah.
Komite Koordinasi lokal, sebuah kelompok jaringan antipemerintah, mengatakan pada halaman Facebook mereka, jumlah korban tewas mencapai 95 orang, termasuk 72 orang di pusat kota Homs. Di Deraa, bagian selatan, 15 orang tewas, dan di Damaskus tercatat enam orang meninggal.
Klaim mereka tidak dapat diverifikasi, karena BBC dan media internasional lain dilarang memasuki Suriah.
Bagaimanapun, tembakan senjata berat dilaporkan terdengar di Bab Amr di distrik Homs, para aktivis menyatakan setidaknya 225 tank melancarkan tembakan di bagian selatan Damaskus.
Sebelumnya, militer Suriah telah mengambil alih kekuasaan di sejumlah wilayah Damaskus yang sebelumnya dikuasai oleh pasukan pemberontak.
Prancis menyebutkan 10 dari 15 negara di Dewan Keamanan PBB mendukung naskah yang disiapkan oleh Liga Arab. Minimal sembilan anggota Dewan keamanan harus memberikan dukungan agar voting dapat dilakukan.
PM Qatar yang merupakan salah satu negara pendukung Liga Arab juga akan datang ke New York.
Bagaimanapun, Rusia -sebagai salah satu anggota permanen Dewan Keamanan- dapat memveto resolusi yang diajukan.
Senin lalu, Rusia menawarkan pertemuan mediasi antara pemerintah Suriah dengan oposisi - sebuah dugaan oposisi menolak tawaran itu.
Pemerintah Suriah telah menolak proposal Liga Arab, yang memberikan kesempatan kepada wakil Assad untuk membentuk pemerintahan bersama dalam dua bulan.
Sabtu lalu, Liga Arab mengumumkan penghentian sementara misi pemantauan di Suriah karena peningkatan kekerasan.
Tentara Suriah melaksanakan upacara pemakaman bagi 22 anggotanya yang tewas. Wartawan BBC di Lebanon, mengatakan sekitar 20 anggota pasukan keamanan tewas setiap hari.










