BBC navigation

Bos implan payudara dituduh sebabkan cedera

Terbaru  27 Januari 2012 - 12:09 WIB
Jean-Claude Mas

Jean-Claude Mas bersikeras bahwa produk implan buatannya aman.

Pemilik perusahaan implan payudara Prancis dikenai atas tuduhan "menyebabkan cedera tanpa senjata", kata kuasa hukumnya.

Dia mengatakan pemilik perusahaan produsen implan payudara Poly Implant Prothese (PIP), Jean-Claude Mas, 72 - ditahan dengan dugaan kasus pembunuhan - dan bebas dengan jaminan sebesar US$130,000.

Tahun 2010, Prancis melarang implan PIP yang terbuat dari silikon kualitas rendah, dan dikhawatirkan akan rusak dan bocor.

Lebih dari 400.000 perempuan di 65 negara diperkirakan menggunakan implan tersebut.

Mas ditemukan di rumahnya di Prancis bagian Selatan oleh polisi. Dia kemudian dibawa ke Kantor Polisi Nasional di Marseilles.

Pengacara Mas, Yves Haddad, mengatakan kepada Kantor Berita AFP: "Dia tidak sehat, dia lelah dan dia menunggu dokternya."

Silikon pabrikan

Dalam penyelidikan polisi tahun lalu, Mas menyatakan bahwa PIP memerintahkan kepada karyawannya untuk menyembunyikan silikon yang tidak sah ketika penyelidik datang ke pabriknya.

Ketika itu, Mas juga menyatakan bahwa PIP telah menipu penyelidik keamanan Eropa selama 13 tahun.

Tetapi, dia bersikeras bahwa produknya tidak mengancam kesehatan dan malah menyerang otoritas Prancis untuk membayar pengangkatan implan karena membahayakan perempuan.

Seorang kuasa hukum yang mewakili perempuan yang mengalami dampak implan PIP mengatakan dia menyambut baik penahahan Mas.

"Ini sebuah perbaikan. Ini terlambat, tetapi setidaknya ini menjadi kenyataan," kata Philippe Courtois.

Di Prancis, 30.000 perempuan disarankan untuk mengangkat implan dan 2.700 menyampaikan keluhan terhadap Mas.

Perempuan yang berasal dari 65 negara menggunakan implan buatan PIP, dan sebagian besar berasal dari Amerika Latin dan sejumlah negara di Eropa.

Pejabat kesehatan Jerman, Ceko dan Venezuela telah menyarankan agar mengangkat implan payudara.

Tetapi, penasihat kesehatan Inggris, mengatakan perempuan tidak perlu mengangkat implan payudara PIP, kecuali jika mengalami masalah seperti nyeri.

Sekitar 40.000 perempuan di Inggris menggunakan implan tersebut. Di Inggris perempuan yang menggunakan implan PIP oleh petugas kesehatan pemerintah akan diganti biaya pengangkatannya, jika memang secara medis perlu dilakukan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.