BBC navigation

Jepang izinkan reaktor nuklir sampai 60 tahun

Terbaru  18 Januari 2012 - 16:58 WIB
Pegiat Greenpeace, Jepang

Pegiat Greenpeace Jepang mengkritik pemerintah yang memperpanjang operasi reaktor nuklir.

Jepang mengatakan reaktor nuklir dapat beroperasi sampai 60 tahun setelah dibangun selama memenuhi persyaratan keselamatan.

Sebagian besar reaktor nuklir di Jepang belum dioperasikan karena belum diperiksa lagi menyusul bencana di reaktor nuklir Fukushima.

Selama ini masa operasi reaktor nuklir di Jepang adalah 40 tahun setelah dibangun.

"Perpanjangan masa operasi ini akan disepakati bila keselamatan telah dipastikan," kata Menteri Sekretaris Kabinet Osamu Fujimora.

"Namun tidak ada perubahan dalam pembatasan 40 tahun," tambahnya.

Pada saat ini, izin reaktor nuklir adalah 30 tahun dan para operator dapat mengajukan perpanjangan 10 tahun operasi.

Namun sejumlah pegiat lingkungan mengkritik pengumuman pemerintah itu.

"Ini tidak dapat diterima karena risiko yang dihadapi rakyat Jepang. Saat ini mereka masih mengalami dampak buruk kerusakan reaktor Fukushima," kata Junichi Sato, direktur kelompok lingkungan Greenpeace, Jepang.

Tren global

Reaktor Fukushima rusak menyusul bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang bulan Maret tahun lalu.

Pemerintah Jepang mempertimbangkan langkah yang dilakukan Amerika Serikat dengan memperpanjang izin operasi 20 tahun di atas batas 40 tahun, kata pejabat tinggi di sekretariat kabinet Toru Ogino.

"Kami mengikuti tren global," kata Ogino kepada media Jepang.

Pemerintah Jepang saat ini tengah menyusun rancangan undang-undang untuk memperketat peraturan keselamatan nuklir menyusul bencana Fukushima.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.